Kriminal

Gara-gara Rp 50 Ribu dua sekawan Gol di Polsek Medan Timur  

Kedua tersangka saat diamankan petugas Polsek Medan timur

Medan –  Rahim Fauzi, warga Jalan Pasar III, Gang Cempaka III No. 7 l, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan dan teman sejawatnya, Herol Sidabiki, warga Jalan Sehati, Gang Sabar No. 9 Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan berakhir di kantor polisi.

Pasalnya, pelarian dua bandit kampung ini selama lebih 1 bulan, akhirnya kandas, usai petugas kepolisian Polsek Medan Timur memborgol keduanya untuk digiring ke tahanan, Jum’at (6/1/2017) petang.
Informasi yang diperoleh dikepolisian menyebutkan, penangkapan atas keduanya, atas laporan, Rakidin, warga Medan Timur. Dimana keduanya dilaporkan telah mencuri dua batang galpanis untuk tiang listrik besi di rumah korban seharga Rp. 2.800.000.

Atas kejadian itu, korban yang merasa curiga terhadap kedua pelaku yang masih ada hubungan keluarga, lantas melaporkannya kepada pihak kepolisian. Laporan korban pun diterima Polsek Medan Timur dengan bukti Lapor: LP/ 1239/XI/2016/Restabes Medan/sek Medan Timur, tanggal 30 November 2016.

Selama lebih sebulan itu, keduanya yang memang kerap meresahkan warga sekitar, bebas leluasa berkeliaran, terutama dimalam hari. Hal itu semakin membuat warga resah.

Namun akhirnya, kedua maling kampung inipun berhasil ditindak polisi dengan menangkap, Herol Sidabiki terlebih dahulu. Dia ditangkap, Kamis ( 5/1/2017) sekira pukul 23.30 WIB. Pada saat itu, tersangka, Herol baru keluar dari rumah untuk membeli rokok di kedai Jalan Sehati, Medan Perjuangan.

Dari penangkapan itu, polisi akhirnya bisa menemukan, Rahim Fauzi. Polisi langsung memberikan hadiah ‘gelang kembarnya’ terhadap Fauzi, Jum’at (6/1/2017) sekira pukul 01.00 WIB.

Pada saat itu, Fauzi sedang asyik bermain game online disebuah warung internet (Warnet ) Streplus  di Jalan Pasar III Medan Perjuangan.

Saat diamankan petugas, keduanya tak melawan. Dari dua lokasi yang berbeda itu, petugas kepolisian pun menggiring keduanya ke jeruji besi Polsekta Medan Timur.

Kepada petugas, kedua maling kampung inipun mengakui perbuatannya. Sedangkan barang hasil curiannya, sudah dijual dan hasilnya untuk membeli rokok.

“Udah kami jual dua buah besi itu ke tempat penampungan barang bekas (Botot). Cuma dapat Rp 50 ribu kami. Makanya cuma dapat untuk beli rokok aja,” kata, Herol dan Fauzi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Ainul Yaqin, membenarkan diamankannya kedua pelaku pencurian tersebut. “Kedua pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat 1 tentang pencurian,” pungkasnya. (Srw)

Click to comment

Leave a Reply

Top News

To Top