Regional

Ini Pesan Terakhir, Mahasiswa Polmed  Sebelum Gantung Diri

Jenazah Korban Saat ditemukan

MEDAN – Parmisi Ma Jo Dihamu Sudelae Dah, begitulah pesan terakhir yang tertulis dari pesan singkat  (SMS) mahasiswa semester 3 Politeknik Negeri Medan (Polmed) kepada teman sesama mahasiswanya.

Setelah itu , Panto Sihombing  (19), inipun ditemukan sudah tak bernyawa lagi dengan kondisi gantung diri di kamar kosnya, Jalan Abdul Hakim No 18 Gang Susuk 3, Kelurahan PB Selayang 1, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jumat (6/1/2016) sekira pukul 22.30 WIB.

Belum diketahu pasti apa yang menjadi penyebab pemuda asal Lintong Ni Huta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut. Namun sebelum menggantungkan dirinya dengan seuntas tali, korban sempat berpamitan kepada temannya melalui pesan singkat atau SMS.

Parmisi Ma Jo Dihamu Sudelae Dah (Permisi lah untuk kalian semua), begitu yang tertulis dipesan singkat SMS mahasiswa semester 3 ini kepada temannya yang juga mahasiswa Polmed semester 3, Good Nyus Simamora,19.

“Saksi sempat kaget saat membaca SMS korban, namun saksi tak menghiraukannya. Sebelum gantung diri, Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 18.00 WIB masih ngumpul bersama teman-temannya di Pasar 8,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK didampingi Panit Reskrim Iptu Martua Manik SH.

Sehabis ngumpul, sambung Daniel, mereka bubar dan tak lama saksi menerima SMS  korban tadi. Keesokan harinya, Jumat (6/1/2017) sekitar pukul 22.30 WIB, saksi ingin bertemu dengan korban.

“Saksi lantas pergi ke kamar kos korban dan setibanya di depan kamar, saksi melihat lampu kamar kos korban mati sehingga saksi langsung membuka kaca nako lalu menyenternya dengan handphone.

Disitulah saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung. Selanjutnya, saksi memberitahukan kejadian itu ke teman-teman kosnya termasuk pemilik kos. Oleh pemilik kos, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Sunggal,” ujar Daniel.

Dikatakan, setelah menerima laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan cek TKP, memeriksa saksi dan memanggil tim Identifikasi Satreskrim Polrestabes Medan. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi lantas membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.(Srw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top