Kriminal

Aksi Penembakkan Pengusaha Air Soft Gun Terekam Kamera CCTV

TKP Penembakkan Pengusaha Soft Gun

Medan –  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho mengaku  kalau aksi kedua pelaku penembakan terhadap pengusaha penjualan dan service senapan angin dan air softgun, Indra Gunawan alias Kuna  (45), ternyata sempat terekam kamera pengintai (CCTV).

“Aksi kedua pelaku penembakan korban (Kuna) memang sempat terekam CCTV yang terpasang di salah satu toko tak jauh dari kejadian. Namun ciri-ciri kedua pelaku enggak bisa kita sampaikan demi kepentingan penyidikan kita. Kita khawatir pelaku akan semakin lari  menjauh,” kata Kombes Pol Sandi Nugroho,

Baca: Kronologis Penembakkan Pengusaha air Soft Gun

Disinggung peluru yang digunakan pelaku, Sandi menyebutkan proyektil yang bersarang ditubuh korban sudah dikeluarkan, namun belum diketahui jenis proyektil apa yang digunakan pelaku karena masih dalam pemeriksaan Labfor.

“Proyektil yang bersarang di tubuh korban sudah diangkat. Namun belum bisa disebutkan jenis proyektil apa yang digunakan pelaku. Proyektil masih dalam pemeriksaan oleh Tim Labfor Polda Sumut,” beber Sandi lagi.

Saat ditanya  apakah korban pernah terlapor dalam kasus pencemaran nama baik di Polda Sumut pada 2015 lalu oleh perkumpulan umat Hindu, Sandi mengatakan masih menelusurinya.

“Kita masih menelusurinya, apakah kasus penembakan ini ada kaitannya dengan kasus pencemaran nama yang dialami oleh korban. Masih kita dalami lagi,” ungkap Sandi.

Sebelumnya seorang pengusaha penjualan Air Soft Gun dan senapan angin tewas ditembak yang diduga dilakukan dua orang mengendarai sepeda motor dengan memakai helm tertutup (Full Face) di depan tokonya di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kesawan Medan Barat, Rabu (18/1/2017) sekira pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari lokasi kejadian, peristiwa penembakan pengusaha penjualan senapan angin dan air soft gun yang diketahui bernama Indra Gunawan alias Kuna,45, warga Jalan Bambu Pasar 4 Helvetia, Medan Helvetia, meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan Barat, namun nyawanya tak tertolong.

Bermula dari kedatangan korban bersama dengan istrinya Kawijah,40, dengan mengendarai mobil Pajero miliknya untuk membuka toko usahanya yang berada di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kesawan Medan Barat, Rabu (18/1/2017) sekira pukul 08.30 WIB. Begitu korban turun dari dalam mobilnya langsung berjalan ke sebelah tokonya untuk membeli susu.

Setelah itu korban pun berjalan kembali ke arah tokonya. Namun tanpa disadarinya, seorang pria yang tak dikenal datang menghampiri dan langsung menembakan pistol  ke arah dada kiri pemilik Toko Kuna tersebut. Setelah itu langsung kabur melarikan.

Akibat peluru yang menembus di dada sebelah kirinya membuatnya langsung roboh dan jatuh ke tanah persis di depan toko miliknya.

Mengetahui suaminya tergeletak di tanah, Awijah pun langsung menjerit minta tolong. Jeritan istri korban inipun langsung didengar warga sekitar dan kedua karyawannya serta sopirnya langsung membawanya ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan Barat. Namun belum lagi mendapatkan perawatan medis, mantan ketua Perada dan aktif membangun kuil-kuil inipun akhirnya meninggal dunia. (Srw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top