Metro

Aneh, Kepala Diskominfo Tidak Tahu Ada Anggaran Siluman

Kepala Diskominfo Sumut, Fitrius (pakai baju hijau) saat rapat pembahasan R-APBD 2017

Medan –  Aneh Kepala Dinas Kominfo Sumut, Fitrius mengaku tidak tahu menahu adanya penambahan anggaran Rp7,7 Miliar pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dipimpinnya.

“Sebenarnya kami pun sudah komitmen harus sangat hati-hati dalam menggunakan anggaran selama kegiatan nanti, kami juga minta didampingi BPKP. Tapi kalau soal penambahan itu saya juga tidak tahu dan nanti akan ditindaklanjuti,” ucapnya.

Fitrius juga  memaparkan program kerja instansi tersebut kedepan akan berbasis internet berupa layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

Wakil Ketua Komisi A, Samsul Qodri Marpaung mengatakan penambahan anggaran tanpa diketahui SKPD penggunanya adalah hal yang tidak biasa.

Sebab, kata politisi PKS ini biasanya jika terjadi penambahan tentu program kerja juga akan bertambah dan ada pemberitahuan ke dinas tersebut melalui surat.

“Jadi tidak bisa asal ngomong-ngomong lewat telepon saja. Nanti kalau dibiarkan jangan-jangan anggaran untuk Sekretariat DPRD Sumut pula yang dipangkas dan dialihkan ke Kominfo,”sindirnya.

Sebelumnya, Didalam dokumen kebijakan umum prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (R-APBD) 2017,  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengajukan anggaran sebesar Rp47,3 Miliar untuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Anehnya ketika dilakukan pembahasan dengan Komisi A DPRD Sumut yang menjadi mitra kerja Diskominfo, anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprovsu itu berubah menjadi Rp55 Miliar. Artinya Rp7,7 Miliar itu merupakan anggaran siluman.

“Kenapa jumlah anggarannya tiba-tiba naik menjadi Rp55 Miliar. Darimana angka itu, sebelumnya hanya Rp47,3 Miliar. Kalau memang diralat seharusnya melalui rapat paripurna,” kata anggota Komisi A Ramses Simbolon, Jumat (20/1/2017).

“Kami mencurigai kenapa tiba-tiba muncul penambahan uang, jadi tidak lagi diketahui mana sebenarnya yang menjadi skala prioritas dalam perencanaan anggaran gubernur menuju Sumut paten,”sindir Politisi Gerindra itu. (tjg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top