Regional

Ini nama-nama Desa di Tanjungpura Yang Terkena Pemadaman Listrik sama PLN

seorang anak sedang menikmati penerangan cahaya dari lilin, hal ini dikarenakan PLN melakukan pemadaman bergilir. Menjelang hari raya Imlek, PLN diminta untuk tidak melakukan pemadaman bergilir.

Langkat – Perusahaan Listrik Negara Rayon Tanjung Pura diketahui akan memadamkan aliran listrik selama enam jam bagi konsumen yang berada di Kecamatan Hinai.

Berdasarkan surat edaran yang ditandatangani oleh manager PT PLN Rayon Tanjung Pura Henko Zuhriyadi, pemadaman dilakukan karena adanya pekerjaan pemeliharaan di TD III dan Gerakan Bersih Penyulang di GBP II maka akan melakukan pemadaman aliran listrik. Di surat tersebut tertera permintaan maaf dari Henko atas pemadaman tersebut.

Sebanyak 10 Desa yang berada di Kecamatan Tanjung Pura dan sekitarnya tidak akan mendapatkan aliran listrik pada Tanggal 24 Januari 2017 dimulai dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Adapun desa yang terkena pemadaman listrik ialah Desa Hinai Kanan, Muka Paya, Kebun Lada, Baru Pasar VIII, Batu Melenggang, Tanjung Mulia, Tamaran, Perk. Tg Beringin, Suka Jadi, Sukadamai, dan sekitarnya.

Camat Hinai M Nawawi S.STP saat dikonfirmasi sangat menyayangkan informasi pemadaman yang akan dilakukan oleh PT PLN Rayon Tanjung Pura terjadi pada jam kerja.

“Pemadaman itu kan pada waktu jam kerja. Bila listrik padam dihari dan jam kerja tentunya instansi pemerintah dan swasta yang sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat akan terganggu,” ujar Nawi.

Namun, kita harus memaklumi pemadaman yang dilakukab PLN juga untuk kepentingan pelanggan serta Nawi mengaku akan tetap melayani kebutuhan masyarakat seperti biasanya. “Kita akan tetap memberikan pelayanan seperti biasa,” terang Nawi.

“Saya paham betul bahwa kebetuhan masyarakat terhadap listrik sangatlah tinggi. Sehingga apabila ada pemadaman listrik secara tiba-tiba pastinya akan membuat masyarakat sangat kecewa apalagi pada jam kerja,” sambung Nawawi mengeluh.

Untuk itu, Nawawi mengaku akan berusaha menyampaikan informasi tersebut kepada warganya dengan menggunakan media sosial Facebook dan aplikasi perpesanan WhatsApp hingga ngomong langsung dengan warganya.

“Tentunya dengan ucapan mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan harap maklum atas ketidaknyamanan ini,” pungkasnya. (Nda)

 

Click to comment

Leave a Reply

Top News

To Top