Gara-gara Tas Dan Rokok, Kasus Asusila Bupati Ahmad Yantenglie Terbongkar

oleh
net: Bupati Kabupaten Katingan, Ahmad Yantenglie dan FY
net: Bupati Kabupaten Katingan, Ahmad Yantenglie dan FY

Kantingan– Ternyata terkuaknya perselingkuhan antara Bupati Kabupaten Katingan, Ahmad Yantenglie dengan seorang Farida Yeni seorang istri polisi yang bekerja di RS Amsyar Kasongan, berawal dari kecurigaan Aipda Sulis melihat tas dan rokok milik istrinya.

Kepada wartawan Aipda Sulis mengatakan, satu hari sebelum penggerebekkan istrinya tersebut menyuruh ia untuk membawa kedua anak mereka jalan-jalan sekaligus mengambil barang di Sampit, Kabupaten Kotim.

Saat itu, ia menceritakan istrinya tersebut tidak bisa ikut mereka karena sedang piket di RSUD Mas Amsyar Kasongan, Kabupaten Katingan.

Namun saat sedang dalam perjalanan, tiba-tiba hati ia berbisik untuk menyuruhnya balik ke rumahnya. Saat ia sampai ke rumahnya, ternyata kunci rumahnya tidak ada.

Ia pun memutuskan untuk ke RSUD Mas Amsyar Kasongan menemui istrinya yang sedang piket malam untuk mengambil kunci tersebut. Namun, istrinya tersebut tidak berada di rumah sakit.

Ia pun mengambi inisiatif mencarinya istrinya di seputaran jalan Nangka yang tak jauh dari rumah sakit tersebut. Saat sedang mencari istrinya, ia melihat tas dan rokok milik istrinya Farida di depan sebuah rumah kontrakkan.

Saat itu, muncul kecurigaannya, sebab semua pintu dalam keadan terkunci. Ia pun mencoba mendobrak pintu rumah kontrkkan tersebut.

Setelah berhasil mendobrak pintu tersebut, ia dikejutkan sebuah pemandangan, istrinya Farida Yeni sedang tertidur tanpa busana dengan Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie.

Keributan pun terjadi antara Sulis dan keduanya, sehingga memancing warga untuk datang  ke rumah kontrakkan tersebut. Saat itu juga Sulis langsung menghubungi pihak kepolisian setempat.

Sebelumnya, Sebelumnya, Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Diskrimum Polda Kalimantan Tengah, Bupati Ahmad Yatengli dan FY diduga sudah berhubungan sekitar satu tahun.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, Jumat (6/1/2017).

“Yah sekitar satu tahun. Nanti juga akan diungkap di pengadilan,” ujarnya.

Sementara itu saat ditanya terkait beredarnya foto surat nikah antara bupati AY dan FY di Bogor Jawa Barat dia menegaskan itu perlu pembuktian.

“Tidak ada itu barang bukti surat nikah antara bupati AY dan FY. Kalau ngaku ngaku saja kan mudah. Kita lihat nanti di pengadilan saja semuanya akan jelas,” ucapnya (ij)