Polrestabes Segera Lakukan Prarekontruksi Penembakan Kuna 

0
Jenazah Kuna pengusaha Air Softgun saat di rumah sakit
Jenazah Kuna pengusaha Air Softgun saat di rumah sakit

MEDAN – Untuk melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang akan dikirim ke Kejari Medan. Dalam waktu dekat ini, Sat Reskrim Polrestabes Medan akan menggelar prarekonstruksi kasus penembakan Kuna yang tewas ditembak para pelaku di depan tokonya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan Medan Barat.

“ Untuk rencana prarekonstruksi saat ini kami sedang menyiapkannya,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes  Sandi Nugroho ketika ditanya wartawan, Selasa (31/1/2017) sore.

Namun, dirinya belum mau merinci lebih jelas lagi apakah prarekonstruksi pembunuhan yang menyeret pengusaha tambang batu bara, Siwaji Raja alias Raja  ini akan digelar di lokasi kejadian atau tidak

“ Sejauh ini kita terus melakukan pemeriksaan mendalam, kita lihat seberapa kooperatif dia (Raja), mudah-mudahan ada yang terbaru agar  terungkap,” tandas dia.

Sebelumnya, misteri pembunuhan terhadap Indra Gunawan alias Kuna,45, yang tewas ditembak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat, Minggu (22/1/2017) terungkap.

Bahkan dalam kasus ini polisi meringkus 8 orang dalam rangkaian drama penangkapan yang menewaskan 2 tersangkanya.

Dan ternyata motif pembunuhan ini dikarenakan tersangka dendam lantaran ada perkataan korban yang tidak dapat diterimanya, sehingga memesan pembunuh bayaran untuk menghabisinya. Bahkan para tersangka ini  juga merupakan komplotan yang sama, yang membunuh karyawan korban di Jalan Ahmad Yani Medan pada tahun 2014 silam.

Adapun otak pelaku yang ditangkap polisi di Jambi berinisial RJ alias Raja,45, yang merupakan seorang pengusaha tambang. Sedangkan tersangka lain, Jo Hendal alias Zendal,41, warga Jalan Sukaraja Batubara Sumatera Utara berperan sebagai joki sepeda motor, Chandra alias Ayen,38, warga Jalan Tulang Bawang No.6 Medan Petisah berperan yang menyimpan senjata api, John Marwan Lubis alias Ucok,62, warga Jalan Sei Deli Medan, yang juga berperan menyimpam senjata api.

Tersangka Wahyudi alias Culun,33, warga Jalan Karya Jaya Gang Karya Ikhlas Kecamatan Medan Johor, berperan membantu tersangka pemukulan untuk kabur, dan M Muslim ,31, warga Jalan Sampali No 74 Kelurahan Pandau Hulu Kecamatan Medan Area yang berperan membunuh karyawan korban tahun 2014 silam.

Sedangkan dua tersangka yang tewas ditembak karena melawan saat ditangkap yakni Putra,31, yang berperan sebagai eksekutor penembak Kuna, dan Rawindra alias Rawi, 40, warga Jalan Waru Medan, yang berperan mencari eksekutor dan skenario pembunuhan.
Dalam penangkapan ini petugas mengamankan barang bukti tiga pucuk senjata api jenis revolver. (plz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here