Hot News

Sudah di LP, Narapidana ini Punya Alat Cetak Pil Ekstasi

Andi Salim Penguhuni Lapas Tanjung Gusta saat diserahkan ke Mapolsek Helvetia karena menyimpan alat ceta ektasi

MEDAN –  Seorang warga binaan Rumah Tahanan ( Rutan ) Tanjunggusta diserahkan petugas keamanan Rutan ke Polsek Helvetia, setelah kedapatan memiliki 1 set alat cetak pil ekstasi, 91  butir diduga pil ekstasi warna merah, 1 unit hape dan 1 unit token Bank BCA.

Berdasarkan informasi, tertangkapnya warga binaan yang diduga kuat sebagai salahsatu pembuat pil ekstasi jaringan Rutan Tanjunggusta ini bermula dari pemeriksaan rutin  yang digelar oleh para petugas Rutan terhadap seluruh warga binaannya tersebut.

Ketika pegawai Rutan yang bernama Juli Yampubolon, Hariono dan Jamerlan SH melakukan pemeriksaan dan penggeledahan ke kamar hunian 1 – 4 Blok I yang salahsatunya dihuni oleh narapidana bernama Andi Salim, 53,warga Jalan Brigjen  Katamso No 658 H, Kelurahan Kampung  Baru Medan Maimun Medan, Jumat ( 3/2/2017).

Petugas Rutan ini pun menemukan 91 butir diduga pil ekstasi warna merah yang dimasukan ke dalam kotak rokok dibawah kipas angin blok rahanan tersebut.

Menemukan barang yang dicurigai sebagai Narkoba, ketiga pegawai Rutan ini pun kemudian mencari tahu siapa pemiliknya. Setelah mengintrograsi sejumlah penghuni sel akhirnya narapidana yang divonis 8 tahun penjara dalam kasus narkoba ini pun, akhirnya mengakui kalau barang haram tersebut merupakan miliknya.

Selanjutnya petugas Rutan Tanjunggusta inipun menghubungi Polsek Helvetia yang kemudian melakukan penggeledahan yang akhirnya menemukan 1 set alat cetak pil ekstasi, 1 unit hape dan 1 unit token Bank BCA.

Guna pengusutan lebih lanjut narapidana kasus narkoba ini pun diserahkan ke Polsek Helvetia

” Kita telah menerima 1 orang narapidana serahan dari Rutan Tanjunggusta karena kedapatan memilik alat cetak dan 91 butir pil ekstasi. Sekarang masih dalam pemeriksaan di Unit Reskrim,” aku Kapolsek Helvetia Kompol Hendra HT kepada wartawan, Senin (6/2/2017).

Diharapkan dengan adanya keterangan pelaku ini tambah Hendra, polisi akan dapat melakukan pengembangan guna mengetahui siapa-siapa saja jaringan narapidana kasus narkoba ini. (Pls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top