Metro

Gojek dan Parbetor di Medan Saling Serang

Suasana Kisruh perbetor dan Gojek
Suasana Kisruh perbetor dan Gojek

Medan – Kisruh penolakan keberadaan transportasi online, Rabu (22/2/2017) pecah. Penarik beca motor (Parbetor) yang melakukan sweeping terhadap pengemudi angkutan online berujung bentrok dengan Go-Jek di Stasiun Kereta Api Medan.

Bukan hanya Driver Go-Jek, pengemudi mobil taksi Grab yang juga berbasis online juga tak luput dari sasaran amuk para  Parbetor. ‎

Atas kejadian ini, pihak kepolisian dituntut untuk bertindak tegas agar aksi anarkis yang meresahkan ini tidak terulang.

‎Informasi dihimpun wartawan, keributan antara Parbetor dengan Go-Jek, terjadi di sejumlah lokasi di diantaranya terjadi di Jalan AH Nasution Simpang Jalan Karya Wisata.

Dimana pagi itu, pengemudi Go-Jek, Resta,39, yang tengah melintas mengendarai roda dua disana, didatangi oleh empat orang pria diduga Parbetor, yang kemudian langsung menyerangnya menggunakan kayu.

“Perut saya mau ditusuk, saya tangkis pakai tangan, makanya telapak tangan saya luka,” kata Resta.

Aksi penganiayaan ini mereda, setelah sejumlah pengendara lain merelai keributan itu. Namun, akibat penganiayaan itu, pengemudi Go-Jek itu mengalami luka di telapak tangan kanan, dan luka lembam di wajah kiri.

Tak berhenti sampai disitu, salah seorang pengemudi Go-Jek bernama Dedek warga Medan Denai, juga mengalami kejadian tak menyenangkan ketika berada di Stasiun ‎Kereta Api Medan.


“Saya di berhentikan oleh sekitar 10 orang tukang becak di di Jalan Stasiun tepat di depan Texas Fried Chicken, bahkan jaket saya diambil oleh pelaku,” ‎kata Dedek.

Tak terima dengan tindakan semena-mena yang dilakukan oleh ‘abang betor’, Go-Jek pun balas menyerang. Dan sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan ‎pengemudi Go-Jek, balik mendatangi tempat mangkal Parbetor yang berada di Stasiun Kereta Api Medan.

Bentrokan antara dua angkutan umum ini tidak terhindarkan. Go-Jek dan Parbetor saling mengejar, lantaran kalah jumlah massa, sejumlah penarik beca lalu mundur.

“Ratusan orang Gojek yang menyerang ke sini,” kata salah seorang penjual rokok di Stasiun KA.

Namun, keributan tak berlangsung lama, petugas Sabhara Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat turun ke lokasi untuk mencegah bentrokan. “Datang polisi lalu bubar,” kata dia.

Kapolsek Medan Barat Kompol Viktor Ziliwu menjelaskan kericuhan ini merupakan ekses unjuk rasa Parbetor menolak angkutan online di Medan. “Inikan ekses unjuk rasa kemarin,” ujar dia.

Dijelaskannya, polisi saat ini berjaga di Stasiun KA mencegah agar keributan berulang, ditegaskannya setiap pelanggaran tindak pidana baik pengerusakan maupun penganiayaan akan ditindak tegas. “Tidak ada korban dalam kejadian ini, hanya helm saja yang pecah milik Go-Jek, koran sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan,” kata dia.

   Supir Taksi Grab Dianiaya

Seorang pengemudi Grab mendapat perawatan akibat penyerangan yang dilakukan sekelompok orang

Seorang pengemudi Grab mendapat perawatan akibat penyerangan yang dilakukan sekelompok orang

Bukan hanya Go-Jek, Supir Taksi Grab yang juga berbasis online, juga tak luput dari penyerangan. Sekitar pukul 15.00 WIB, seorang supir Taksi Grab mendapati luka- luka setelah dikeroyok oknum Parbetor di Jalan Gatot Subroto persis di dekat Plaza Medan Fair.

Berdasarkan video berdurasi 9 detik yang diterima wartawan, pengemudi mobil Toyota Avanza itu dianiaya ketika hendak keluar dari areal Plaza Medan Fair. Segerombolan, pria diduga Parbetor lalu mengepung dan menahan laju mobilnya.

Parahnya lagi, sekelompok orang itu lalu memukul mobil dan korban. Akibatnya, korban mengalami luka pendarahan di bagian mata kiri, terkena hantaman benda tumpul.

Kapolsek Medan Baru Kompol Roni Boonic menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. “Anggota sudah ke TKP dan korban sudah dibawa ke rumah sakit,” tandasnya.(Pls)

 

Seorang pengemudi Grab menjadi korban penyerangan saat keributan antara pengemudi Betor dan Transportasi online

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Penarik Betor Harus Ikuti Perkembangan Teknologi – Suara Kita

Leave a Reply

Top News

To Top