Eldin diminta Tegas Tata Papan Reklame di Medan yang Semakin Amburadul

oleh
Penempatan papan reklame di medan semakin amburadul
Penempatan papan reklame di medan semakin amburadul

Medan –   Ketua Panitia Khusus (Pansus) Reklame DPRD Medan, Landen Marbun miris melihat kota Medan yang kini berubah menjadi Kota reklame.

Anehnya lagi, banyaknya reklame di Kota Medan tidak berbanding lurus dengan jumlah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak reklame.

Landen menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah disepekan oleh pengusaha reklame

“Kalau pemerintah sudah kalah dengan pengusaha reklame, lantas Kota Medan ini mau dikatakan apa, akibatnya kota ini cukup semraut dengan pemasangan papan reklame,”katanya, Senin (20/2/2017).

Menurutnya, disaat seperti ini lah perlu ketegasan dari Wali Kota Medan dalam menegakkan peraturan daerah (Perda).

“Satpol PP ada, tim terpadu yang khusus menangani reklame juga ada, jadi tidak ada alasan  untuk terus membiarkan reklame semakin sembraut di Kota Medan,”paparnya.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Medan ini pun mempertanyakan sikap Wali Kota Medan tidak bisa tegas terhadap reklame reklame yang ada di zona larangan. Padahal ini sudah jelas melanggar aturan,

“Jadi kita minta kepada Wali Kota Medan segera menertibkan papan reklame yang ada di zona larangan, Bersihkan semua papan reklame yang terpasang di kawasan terlarang tersebut, hal ini agar DPRD dan Pemko Medan ada wibawanya,”tuturnya.

Kata di, papan reklame bukan tidak boleh asalkan mau mengikuti aturan yang ada. “Jadi silakan saja jika ada pengusaha advertising jika mau mengembangkan usahanya, tapi harus tau aturan, pasanglah papan reklame diluar zona larangan, dan yang paling penting bayar pajak,”tukasnya.(tjg)