Kepsek dan Orang Tua Murid Nyaris Terlibat Baku Hantam

oleh
Kepala dinas Pendidikan Kota Binjai Janu Asmadi (pakai kaca maata) saat mediasi dengan Kepala SMKN 1 Binjai M Basri terkait kericuhan di SMKN Binjai di jalan Samanhudi, Rabu (8/2/2017)
Kepala dinas Pendidikan Kota Binjai Janu Asmadi (pakai kaca maata) saat mediasi dengan Kepala SMKN 1 Binjai M Basri terkait kericuhan di SMKN Binjai di jalan Samanhudi, Rabu (8/2/2017)

Binjai – Keributan dan baku hantam antara orang tua murid dan Kepala SMKN 1 Binjai M Basri  nyaris terjadi.  Tidak hanya itu, Kepala dinas Pendidikan Kota Binjai Janu Asmadi juga terlibat cek cok dengan kepala sekolah tersebut, Rabu (8/2/2017).

Informasi di lapangan, kejadian tersebut berawal saat siswa sekolah tersebut yang berlamat di Jalan Samanhudi terlambat datang ke sekolah dan tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti proses belajar mengajar. Tidak hanya para siswa saja, para guru yang datang terlambat juga tidak diperbolehkan masuk ke dalam sekolah.

Mengetahui anaknya tidak diperbolehkan masuk sekolah, beberapa orang tua siswa langsung berdatangan sekolah. Situasi pun langsung memanas, orang tua siswa yang tak senang anaknya tidak diperbolehkan masuk langsung menggoyang pagar sekolah.

Keributan pun tidak dapat dihindari, beruntung personil kepolisian dari polres Binjai langsug turun ke lapangan menenangkan orang tua siswa. Berselang hampir satu jam,  kepala sekolah tersebut langsung keluar dan menemui orang tua murid dan siswanya.

Sayangnya keluarnya M Basri tersebut, semakin membuat suasana semakin memanas. Pasalnya, saat keluar menemui siswa dan orangtua ia sempat mengeluarkan umpatan dan makian kepada orang tua siswa.

Tak terima dimaki, orang tua siswa yang sebelumnya sudah emosi dengan tingkah  Basri tersebut, langsung mendatanginya. Bahkan para orang tua siswa tersebut sempat adu jotos, sebelum dipsah oleh polisi.

Para Siswa SMKN 1 Binjai yang tidak bisa masuk ke sekolah karena terlambat
Para Siswa SMKN 1 Binjai yang tidak bisa masuk ke sekolah karena terlambat

Mengetahui adanya keributan di sekolah tersebut, kadis pendidikan kota Binjai Janu Asmadi mendatangi sekolah tersebut. Ia pun terlihat emosi dengan tingkah kepala sekolah tersebut.

“Masalah di Sekoah selesaikan di dalam, jangan di luar seperti ini. Pendidikan saat ini tidak boleh lagi ada sistem otoriter,” ucapnya yang emosi dengan tingkah kepa sekolah tersebut

Setelah melakukan mediasi, dengan kadis pendidikan dan juga orang tua murid, M Basri langsung menemui wartawan. Ia mengatakan, memang sengaja membuat pertaruran tegas seperti itu

“ini peraturan saya sendiri, tidak ada hubungannya  dengan peraturan mentri,” ucapnya (bi)