Sepeda Motor Pelajar Dibawa Kabur Dengan Modus Ngaku Debt Colektor

oleh

Medan – Dani Fernando (17), warga Jalan Amplas Pasar 12, Marendal II, terpaksa mendatangi Polsek Medan Timur, Rabu (22/2/2017) sekira pukul 13.30 WIB.

Di kantor polisi, remaja ini mengaku sepeda motornya telah dirampok oleh dua orang pelaku yang mengaku dari debt collector saat berada di Jalan Laksana, simpang Jalan Halat, Medan Area, Rabu (22/2/2017) sekira pukul 13.30 WIB.

Pada saat itu, ia menunggangi sepeda motor Honda Vario warna Putih BK 3315 AGF, baru saja pulang sekolah dan hendak pulang ke rumah.

Disitu tiba-tiba saja dua pelaku mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra menyetop korban di kawasan Jalan Laksana, simpang Jalan Halat.

Saat diberhentikan, salah satu pelaku menghardik kalau sepeda motor yang dikendarai korban belum bayar uang cicilan kredit.

“Ini kereta nunggak belum bayar. Ayo ikut dulu ke kantor,” kata korban menirukan ucapan pelaku.

Korban yang mendengar perkataan itu sempat menjawabnya. “Saya bilang gini, janganlah dibawa. Kita ke rumah ajalah dulu,” jawab korban.

Kemudian, masih kata korban, dirinya langsung di bawa ke WOM Finance, Jalan Gaharu, Medan Timur.

Selanjutnya oleh kedua pelaku, korban dibawa masuk ke dalam kantor tersebut. Saat masuk, kedua pelaku kemudian berjumpa dengan salah satu security bernama M. Ali.

Security itu lalu menanyakan kepada kedua pelaku yang mengaku debt collector untuk menunjukkan surat tariknya.

“Security itu nanya mana surat tariknya sama kedua pelaku. Lalu pelaku bilang sebentar biar diambil dan bergegas (buru-buru) keluar dari kantor. Karena tak balik-balik, kami curiga dan mengejarnya tapi pelaku berhasil kabur membawa kereta saya,” kata korban.

Pengakuan korban, kereta yang ditungganginya tidak memiliki tunggakan. “Kereta saya sedang kredit di CS finance. Nggak ada tunggakan,” akunya.

Atas peristiwa ini, korban didampingi orangtuanya, membuat laporan ke Polsek Medan Timur, lantaran aksi perampasan sepedamotor korban di kawasan Polsek Medan Timur.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu M. Ainul Yaqin ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menindaklanjuti laporan korban. “Anggota sudah cek TKP. Kasusnya masih kita selidiki,” katanya. (Pls)