Tak ada sebab, Pemuda ini Disekap Sahabatnya Sendiri

oleh
Karim Ramadhan (20), mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan melaporkan penyekapan yang dilakukan sahabatnya
Karim Ramadhan (20), mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan melaporkan penyekapan yang dilakukan sahabatnya

Medan –  Malang benar nasib Karim Ramadhan (20), warga Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung ini, selain diancam dengan pistol, remaja ini juga disekap dan menyuruhnya meminta uang kepada orangtuanya sebesar Rp 3 juta. Kasus ini pun sudah dilaporkan korban ke Polsek Percut Sei Tuan.

Berdasarkan pengakuan korban di kantor polisi, kejadian tersebut bermula saat korban ditelepon oleh temannya untuk datang bermain kerumahnya, dengan mengendarai sepeda motor.

Lalu korban pun berangkat berniat ingin bermain dengan temannya Mail (30) warga Jalan Lintang Pasar I Simpang Warno, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sesampainya dirumah Mail, korban  lantas disuruh untuk duduk di belakang rumah. Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba saja  Mail menodongkan pistol kearah korban sembari berkata agar korban menelepon orangtuanya dan meminta diantarkan uang sebesar Rp 3 Juta.

Selain itu, pelaku juga mengancam, apabila tidak ditebus pelaku akan menembak kaki korban.

Karena merasa tak punya masalah korban pun bertanya kepada  pelaku, namun hal itu membuat pelaku menjadi berang dan mengambil sebuah gelas yang langsung dihantamkan ke kepala dan memukuli wajah  korban dengan hingga  berlumuran darah.

Karena takut akhirnya  korban pun lantas menuruti perkataan pelaku sembari menelepon orang tuanya meminta uang 3 Juta untuk menebus dirinya lantaran disekap oleh pelaku yang masih tercatat sebagai temannya sendiri.

Mendapatkan kabar itu, Faridani (40) orangtua korban sontak terkejut dan kebingungan mendengar telepon dari anaknya yang telah disekap pelaku.

Ditemani warga dan aparat keamanan, orangtua korban ini pun langsung datang ke lokasi penyekapan.

” Datang juga orangtua ku mau menebus aku sama tetangga yang aparat juga, 3 jam juga aku disekap, ketahuan kalau orangtuaku bawa aparat langsung lari mereka sekencang-kencangnya, ” aku korban kepada wartawan.

Akibat pukulan pelaku,  korban yang mengalami empat Jahitan di kepala belakang bersama orangtuanya langsung ke Rumah Sakit terdekat. Selanjutnya ke Polsek Percut Sei Tuan dengan membawa hasil visum dari Rumah Sakit Haji Medan.

Petugas SPKT Polsek Percut Sei Tuan Aiptu E Manullang menuturkan, laporannya sudah diterima dan akan diarahkan keruang Juru periksa untuk Penyelidikan lebih lanjut. (Pls)