Kriminal

Mengendap, Kapolda Pinta Kapolrestabes Ungkap Pembunuhan Ketua Perindo Medan Johor

Kasus pembunuhan

Medan- Kapolda Sumut, Irjend Pol Rycko Amelza Dahniel akhirnya memerintahkan Kapolrestabes Medan, Komisaris Besar (Kombes) Pol Sandi Nugroho untuk mengungkap kembali kasus pembunuhan ketua Perindo, Kecamatan Medan Johor Gidion Ginting (44) yang diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi berinisial Bripka JPS bersama dengan rekan-rekannya, pada 18 Desember 2015 lalu di Pusat Pasar Medan.

“Mengapa tidak lapor pada saya?.” tanya Kapolrestabes. “Tolong jelaskan ini.” tambahnya.

“Kasusnya kapan dan bagaimana kronologisnya? Dan saya perintahkan kamu untuk mengusut kasus ini kembali.” kata Kapolda kepada Kapolrestabes Medan yang kemudian dijawab dengan kata Siap oleh Kapolrestabes Medan.

“Siap Jenderal, mohon ijin ini kasusnya sudah lama terjadi,”kata Kapolres menjawab perintah Kapolda Sumut, Jumat (3/3) usai melakukan apel pasukan di halaman KS Tubun Polda Sumut.

Menurut Kapolda, Bripka JPS yang kini masih berstatus personil Polrestabes Medan akan segera ditindak. Sebab selain adanya indikasi dugaan pembunuhan yang dilakukannya kepada ketua Perindo Kecamatan Medan Johor, oknum JPS itu juga sudah dilaporkan oleh sejumlah pedagang di Pusat Pasar Medan karena mengancam para pedagang.

“Pasti, segera dan akan kita tindak. Jika itu sudah meresahkan masyarakat. Propam akan bekerja maksimal,” ujarnya.

Diketahui bahwa pada 18 Desember 2015 silam sekitar pukul 17.00 WIB, Gideon Ginting (44) ditemukan tewas cara tidak wajar di Pusat Pasar Jalan MT Haryono, Medan. Diduga tewasnya warga Jalan Pintu Air IV Lorong Satu Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor itu, akibat dianiaya oleh seorang oknum Polisi yang bertugas di Polresta Medan berinisial Brigpol JPS serta kroco-kroconya di pos security.

Pages: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Top News

To Top