Regional

Dipaksa Nikah Dengan Duda Berumur 40 tahun, Abg Ini kabur dari Rumah

AS pelajar SMA yang dipaksa menikah oleh orang tuanya
AS pelajar SMA yang dipaksa menikah oleh orang tuanya

Palopo–  Kisah Siti Nurbaya kembali terjadi pada seorang remaja dari Kampung Botta, Desa Pangkajene, Kecamatan Suli, Kota Palopo. Sebut saja, nama gadis remaja yang masih berusia 16 tahun tersebut bernama Siti, Sabtu  (4/3/2017).

Ia rela, meninggalkan rumahnya, sejak Jumat (3/3/2017)  karena tidak terima dengan keputusan orang tuanya, yang ingin menikahkannya kepada A’diang duda berumur 40 tahun warga Kampung Buntu, Kecamatan Buntubarana, Kota Palopo.

Baca: Lowongan Kerja Bank Bca Yang Dibuka Hingga 31 Maret 2017

BCA

Ia pun pergi kerumah keluarganya yang berada di Dusun Labuangbaji, Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Jeneponto.

Ketika disambangi, Babinkamtibmas Bripka Syyamsuddin dan Bhabinsa Pelda Syamsuddin ke rumah keluarganya, gadis yang masih duduk dibangku SMA Negeri Sulu Belopa  mengaku tidak terima dengan keputusan kedua orang tuanya yang ingin menikahkannya kepada duda berumur 40 tahun.

Siti beralasan, umurnya yang masih muda dan masih ingin bersekolah. Selain itu, alasan umut yang terpaut sangat jauh dengan A’diang yang membuatnya tidak ingin menikah dengan duda tersebut

Mendapatkan penjelasan tersebut, Pihak Bhabinkantibmas dan Babinsa langsung menemui Jumari orang tua Siti, menjelaskan kenapa anaknya tersebut memilih kabur dari rumahnya.

Nasib seperti kisah Siti Nurbaya ini tidak hanya dialami oleh Siti saja, namun kasus seperti ini pernah menimpa seorang gadis dari Yaman yang masih berumur 8 tahun, pada tahun 2013 lalu.

Bahkan kisah gadis ini lebih tragis, setelah dipaksa menikah anak perempuan tersebut  dengan pria yang lebih tua darinya, anak perempuan itu meninggal dunia saat malam pertama.

Baca: Lagi, Satu Korban Tabrakkan Maut Meningal Dunia

Dwi Mardiah (12) siswi SMP UISU saat mendapat perawatan intensif di RS Vita Insani

Dwi Mardiah (12) siswi SMP UISU saat mendapat perawatan intensif di RS Vita Insani

Anak perempuan tersebut tewas, setelah menderita sobek pada alat kelamin dan perdarahan hebat. Dia tewas di Kota Hardh di Provinsi Hajjah di barat laut Yaman. (mk)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top