Regional

Arist Merdeka Sebut Kepsek SMA Kampus Nomensen Bisa Dipidanakan

net: Arist Merdeka
net: Arist Merdeka

Siantar – Komnas PA Arist Merdeka Sirait , tak habis pikir dengan adanya wacana kepala sekolah SMA Nomensen, yang ingin memindahkan  FHG (15) yang menjadi korban pencabulan supir angkot.

“Tidak benar itu kepala sekolahnya yang mau main pindahkan  FHG. Kalau itu ia lakukan (Kepsek SMA Nomensen) bias terancam pidana Kepseknya,” ucapnya ketika dihubungi

Sekolah itu sebunya, sebagai pelindung dari peserta didik. Jadi, kalau ada anak-anak yang menjadi korban seksual, misalnya siswi yang berinisial FHG (15) pihak sekolah harus melindungi anak.

Baca: Sudah Jadi Korban Pemerkosaan, Siswi Siantar ini disuruh Pindah Sekolah

Kompas Perlindungan Anak saat mendatangi pihak SMA Kampus Nommensen

Kompas Perlindungan Anak saat mendatangi pihak SMA Kampus Nommensen

“Hak anak dan prilaku anak itu harus dibedakan. Karena hak anak atas pendidikan itu hak azasi manusia,” ujarnya

Ia menjelaskan, berdasarkan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU no 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia dan UU Sistim Pendidikan Nasional maupun Konfrensi International PBB tentang Hak Anak, bahwa hak anak atas pendidikan adalah hak fundamental dan azasi yang dimiliki anak secara universal.

“Sudah jelas aturannya, tidak bisa kepala sekolahnya bertindak seperti itu, yang dengan gampang mau memindahkan FHG. Apalagi siswi itu merupakan korban,” ucapnya

Arist menegaskan, tidak ada alasan dari pihak sekolah mana pun demi kepentingan sekolah, misalkan untuk demi nama baik sekolah nama baik guru membenarkan memindahkan apalagi memecatnya murid. Karena, setiap anak itu tidak memiliki keinginan diperkosa dan alami kejahatan seksual.

Masih katanya, kebijakkan sepihak dengan meminta pindah murid tidak sesuai kode etik pendidikan. Sekolah itu bisa ditutup dan jika sampai lebih luas gitu.

Namun itu pun menurutnya tidak bisa karena bisa merugikan peserta didik yang lain dan akan menjadi permasalahan baru. Pun begitu menurutnya, kepala sekolah kampus nomensen tersebut bias dipidanakan

“Kalau ditutup mungin tidak bias, tapi  kepala sekolahnyaa bisa dipidanakan itu,” ungkap Arist

Tentang sikap kepala sekolah akan memindahkan FHG, Arist Merdeka menegaskan, kalau FHG tidak bisa asal dipindahkan. Kalau ada alasannya itu aib sekolah atau apapun, itu tidak dibenarkan. (si)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top