Kriminal

Nyambi Jadi Calo, Dua Jukir ini Diseret Ke Kantor Polisi

Kedua calo bersama petugas saat melihatkan barangbukti
Kedua calo bersama petugas saat melihatkan barangbukti

Medan – Petugas Satlantas Polrestabes Medan mengamankan dua orang juru parkir (jukir) liar yang kerap menipu pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jalan Arief Lubis, Kecamatan Medan Timur, Rabu (8/3/2017).

Informasi dihimpun kedua orang yang diamankan itu yakni Dedek Subarja (39), dan Rikcy Ocktaviandi (30), keduanya warga Jalan HM Said Gang Juki Kecamatan Medan Timur.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti berbagai dokumen KTP dan SIM.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman menjelaskan kedua pria itu diamankan ketika pihaknya melakukan razia terhadap jukir liar  yang kerap melakukan penipuan terhadap pemohon SIM, dengan modus dapat membantu memudahkan pengurusan SIM.

“Mereka ini Jukir liar sering menipu pemohon SIM, setiap pemohon yang tiba di depan kantor Satlantas, didatangi mereka dan mengaku bisa membantu mengurus SIM dengan cepat,” kata Indra.

Dijelaskan dia, pemohon SIM yang tergiur dengan iming- iming calo itu, lalu diminta menyerahkan uang jasa mengurus berkisar Rp1 Juta. “Namun bukannya diurus, uang dan dokumennya dilarikan oleh mereka,” kata dia.

Berdasarkan hal itu, lanjut Indra, petugas Satlantas Polrestabes Medan, kemudian mendata jukir yang kerap mangkal di depan kantor Satlantas untuk didata. Lebih jauh, para pelaku diamankan ketika petugas melakukan pendataan terhadap juru parkir (Jukir) yang berada di sekitar Satlantas Polrestabes Medan.

Saat akan didata keduanya menolak dan melakukan perlawanan pada petugas. Curiga, petugas menginterogasi dan mengamankan keduanya ke Satlantas Polrestabes Medan. Dari kedua pelaku petugas menemukan barang bukti antara lain, 2 KTP atas nama Ardi Holest Alberto Siahaan dan Budi Prasetya, SIM A atas nama Aldi Niko Sukatendel, SIM B1 atas nama Deswin Arza, surat keterangan sehat atas nama Elvrat Meliala dan Haridian Pratama.

“Korban sudah kita arahkan untuk membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan. Kita juga akan koordinasi dengan SPK, “sebutnya.

Atas kejadian ini, Kasat Lantas mengimbau pada masyarakat/pemohon SIM agar tidak mudah percaya pada oknum yang menawarkan jasa pelayanan SIM. Sebaiknya langsung bertanya saja pada petugas pelayanan SIM.

“Sosialisasi pada masyarakat terus kita lakukan. Jadi kami imbau pada masyarakat yang ingin mengurus SIM supaya tidak terpengaruh dengan calo. Ikuti saja prosedurnya agar tidak lagi menjadi korban penipuan,”tukasnya. (Pls)

Click to comment

Leave a Reply

Top News

To Top