Kriminal

Polrestabes Medan Segera Kirim Berkas Pembunuhan Kuna ke Kejaksaan

Rekonstruksi Pembunuhan Kuna Pekan lalu
Rekonstruksi Pembunuhan Kuna Pekan lalu

Medan – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna (45), akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri ‎(Kejari) Medan.

“Berkasnya sudah dilengkapi dalam waktu dekat akan segera  dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Kombes Sandi, Kamis (9/3/2017) sore.

Dijelaskannya, setelah melewati serangkaian proses penyidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi hingga reka adegan ( Rekonstruksi ) yang digelar di 5 lokasi berbeda termasuk di Toko Kuna Jalan Ahmad Yani Medan Barat, pada Kamis (2/3/2017) lalu, semakin jelas keterlibatan para tersangka yang disebutkannya terdiri dari otak pelaku Siwaji Raja, kemudian Dharma, ‎

‎Jo Hendal alias Zendal,41, warga Jalan Sukaraja Batubara Sumatera Utara berperan sebagai joki sepeda motor, Chandra alias Ayen,38,warga Jalan Tulang Bawang No.6 Medan Petisah berperan yang menyimpan senjata api, John Marwan Lubis alias Ucok,62,warga Jalan Sei Deli Medan, yang juga berperan menyimpam senjata api.

Tersangka Wahyudi alias Culun,33, warga Jalan Karya Jaya Gang Karya Ikhlas Kecamatan Medan Johor, yang berperan membantu tersangka pemukulan kabur, dan M Muslim,31, warga Jalan Sampali No 74 Kelurahan Pandau Hulu Kecamatan Medan Area yang berperan membunuh karyawan korban tahun 2014 silam.

“Bukti-bukti dan berkas sudah semakin lengkap,” tuturnya yang optimis kasus ini akan P21 di Kejari Medan.

Disinggung mengenai langkah Pra Peradilan (Prapid) yang dilakukan tersangka Siwaji Raja, Sandi menjawab kalau itu hak tersangka untuk menempuhnya. ‎

‎‎Pria dengan‎ tiga melati emas dipundaknya ini mengungkapkan dibalik kejadian ini, mengindikasikan aksi premanisme di Kota Medan sudah mengkhawatirkan. Bahkan Sandi mengultimatum, kepada siapapun yang mengganggu kekondusifitasan kota Medan akan dilakukan tindakan tegas.

“Siapa yang menodai Kota Medan, harus diberikan tindakan tegas,” ujar dia.

Oleh karena itu, bagi siapapun yang merasa terancam dengan ulah preman, agar segera mengadukannya ke aplikasi

“Polisi Kita” yang dapat diakses melalui ponsel Android. “Aplikasi berbasis online Polisi Kita, bisa menampung keluhan masyarakat mengenai aksi preman segera laporkan, pasti ditindak lanjuti,” tandasnya. (Pls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top