Metro

Warga Medan Area Keluhkan, Minimnya Lampu Penerangan Jalan

Anggota DPRD Medan Dapil I, Sabar Syamsurya Sitepu.
Anggota DPRD Medan Dapil I, Sabar Syamsurya Sitepu.

Medan – Persoalan infrastruktur masih menjadi masalah utama yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Kali ini warga yang bermukim di Kecamatan Medan Area mengeluhkan persoalan banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang rusak.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Medan Dapil I, Sabar Syamsurya Sitepu kepada wartawan, Kamis (9/3/2017)

“Pada saat pelaksanaan reses III tahun 2016, sangat banyak masyarakat di Dapil I yang mengeluh baik tentang LPJU kondisi infrastruktur, seperti parit dan drainase di lingkungannya masing masing,” ucap Sabar.

Hal senada  juga diakui anggota, DPRD Medan dari Dapil I lainnya yakni Boydo HK Panjaitan, dimana politisi PDI Perjuangan ini meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera memperbaiki parit/drainase di Gang Ikhlas Kecamatan Medan Amplas karena paritnya ke parit besar sehingga jika hujan turun air selalu melimpahkan ke badan jalan.

“Sampai hari masih cukup banyak keluhan masyarakat kota yang disampaikan kepada DPRD Medan tentang buruknya kondisi infrastruktur, terutama saat anggota dewan sedang melaksakan reses di setiap Dapil,”ungkapnya.

Pekerjaan saluran drainase di tahun 2016 cukup mengecewakan masyatakat. Banyak ruas jalan yang ditutup bahkan dikorek dan dibiarkan begitu saja.

Belum lagi, pekerjaan tersebut tidak selesai tepat waktu. Ditengah kondisi tersebut malah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,04 triliun pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Medan 2017.

Alokasi anggaran Dinas PU merupakan yang terbesar dari jumlah anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya.

Sayangnya, jumlah itu dianggap belum cukup oleh Kepala Dinas PU Medan, Khairul Syahnan. Meski, dia menyebut kondisi jalan di kota Medan 80 persen dalam keadaan baik.

“Kalau ditanya cukup atau tidak, jawabannya tidak, kalau bisa Rp1,04 Triliun ditambah lagi. DKI Jakarta dan Surabaya sudah habis bertriliun tapi gak cukup juga,”kata dia saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Komisi D DPRD Medan di kantornya, Senin (13/2/2017).(tjg)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top