Regional

Detik-detik Evakuasi kek Sudiman Penderita Rabies

Sudiman saat dievakuasi ke rumah sakit oleh dinas kesehatan Simalungun
Sudiman saat dievakuasi ke rumah sakit oleh dinas kesehatan Simalungun

Raya- Sudiman Saragih Warga penderita rabies stadium akhir warga dusun Rambung Kelurahan Sondi Raya terus mengamuk dan memecahkan ruangan isolasi sambil berteriak.

Bahkan berkali-kali ia merintih seperti kesakitan dari ruang isolasi tersebut

Sudiman tampak terus merintih untuk dilepaskan dan dikeluarkan dari ruang isolasi.

Mata pria berumur 70 tahun tersebut, tampak memandang tajam para wartawan seakan ingin menerkam, saat mencoba mengambil fotonya.

Rumah Sudiman Tarigan dipasangi papan agar tidak terpapar matahari

Rumah Sudiman Tarigan dipasangi papan agar tidak terpapar matahari

Sebelum dibawa ke rumah sakit, terlebih dahulu dinas kesehatan Simalungun, mengevakuasi Sudiman dari rumahnya.  Hal tersebut dilakukan dinas kesehatan, karena Sudiman bisa menularkan rabies yang ia derita.

Penularan tersebut, hampir sama dengan seperti film zombie yang sering ditonton dalam film Resident Evil. Penyakitnya tersebut dapat menular dari air liur, gigitan dan cakaran Sudiman

Kasi Pencegahan Penanganan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Simalungun, Gimrood Sinaga saat ditemui di rumah sakit membenarkan Sudiman terjangkit penyakit rabies akut.

Ia pun, menyangkan terlalu lamanya keluarga membawanya berobat setelah ia terjangkit rabies sejak akhir januari lalu.

“Sudah kita lakukan diagnosa dan Sudiman memang terjangkit rabies stadium akhir,” ucapnya.

baca: Seperti Zombie, Sudiman Langsung mengamuk setelah terkena Matahari

Sudiman saat dievakuasi ke rumah sakit oleh dinas kesehatan Simalungun

Sudiman saat dievakuasi ke rumah sakit oleh dinas kesehatan Simalungun

Bahkan vaksin yang telah diberikan kepada Sudiman, sudah tidak mempan lagi.  “Seharusnya dia (Sudiman) sudah diberi serum dan serum itu yang ada didinas kesehatan provinsi. Namun sepertinya, tidak bisa terlalu menolong makanya kami lakukan isolasi terhadap Sudiman,” terangnya

Pihaknya pun telah melakun kordinas dengan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

baca: Mengamuk, Pasien Rabies ini pecahkan kaca Ruangan Isolasi

Sudiman pasien pengidap penyakit rabies mengamuk dan memecahkan kaca ruangan isolasi Rumah Sakit Rondahaim, Simalungun, kamis (16/3/2016)

Sudiman pasien pengidap penyakit rabies mengamuk dan memecahkan kaca ruangan isolasi Rumah Sakit Rondahaim, Simalungun, kamis (16/3/2016)

Saat ditanya, apakah penyakita rabies tersebut menular. Ia pun membenarkanya,

“air liurnya saja kita sudah bisa tertular. Apalagi kalau terkena cakarannya,” jelasnya

Saat ditanya, ada berapa kasus rabies di Simalungun. Ia mengatakan untuk tahun 2016 ada seribuan kasus rabies. (si)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top