Kriminal

Mabes Polri  Kembali Tembak Mati Dua Bandar Narkoba

Wakapoldasu saat memaparkan barang buktinya
Wakapoldasu saat memaparkan barang buktinya

 

Medan – Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri mengungkap jaringan narkoba jenis sabu sabu jaringan Malaysia- Aceh, Selasa (21/3/2017). Dalam pengungkapan kali ini 2 orang bandar narkoba tewas ditembak yakni  Husni warga Jalan Pondok Surya 2 Helvetia Medan, dan Azhari alias Ai yang berperan sebagai koordinator transportasi distribusi narkoba Malaysia-Indonesia.

Dalam penangkapan ini petugas mengamankan barang bukti 2 bungkus pil happy five, 6,5 Kg sabu, satu pucuk AK-47 lipat, 1 pucuk senjata api revolver, 250 ‎butir peluru kaliber 5,6, 1 buah pisau komando, dan empat unit kendaraan mobil mewah (Sebelumnya dibuat, Pemilik Ratusan kilogram Sabu, jarang Bersosialisasi) .

Informasi yang diperoleh, Kamis (23/3/2017) tersangka Husni ditangkap di Perumahan Pondok Surya 2 Helvetia, Medan sedangkan Azhari alias Ai di Jalan Pringgan Gang Rambutan, Kecamatan Helvetia Medan. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti senjata AK-47, Revolver (SMW), 250 butir caliber 5,64 dan 2 bungkus pil Happy Five (H 5).

Konon kabarnya penangkapan kedua tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya tersangka Munizar yang berperan sebagai pengendali untuk wilayah Jakarta dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,5 kilogram, pil ekstasi sebanyak 190.000 butir dan pil happy five sebanyak 50.000 butir.

Munizar sebelumnya ditangkap Satgas 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di Bogor. Dalam pemeriksaan, Minizar mengaku mengendalikan bisnis narkoba di Jakarta atas perintah Husni dari Medan. Atas pengakuan tersangka Munizar, Tim Satgas 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri langsung berkoordinasi dengan Satgas Polda Sumut untuk melakukan penangkapan terhadap Husni dan Azhari alias Ai.

Hasilnya, tersangka Husni dan Ai berhasil ditangkap di Medan. Namun ketika diminta menunjukkan tempat penyimpanan narkotika asal Malaysia tersebut, mereka berusaha melakukan perlawanan dan akan melarikan sehingga diberikan tindakan tegas. Tembakan yang dilepas polisi mengenai dada kiri tersangka Ai.

“Ini merupakan pengembangan pengungkapan sebelumnya dengan barang bukti 6,5 Kg sabu, 190 ribu butir pil ekstasi, dan 50 Ribu pil happy five TKP di Ruko mewah Sedayu Square dan pengembangan ke Bogor, diketahui tersangka Munizar diperintah Husni di Medan,” kata ‎Direktur 4 Tindak Narkotika Bareskrim Mabes Polri Brigjen Eko Danianto didampingi Waka Poldasu Brigjen Pol Agus Andrianto ‎, kepada wartawan, Kamis (23/3/2017)siang.‎

Polisi yang melakukan pengungkapan kasus ini, lanjut dia, kemudian petugas berangkat menuju K Medan, Selasa (21/3/2017) malam, yang kemudian  menggerebek dua lokasi rumah tersangka Husni yang berada di Pondok Surya dan Jalan  Pringgan Helvetia Medan.

“Kita juga sempat membagi tim untuk bisa menangkap koordinator pemasok narkoba berinisial Ai hingga ke Aceh Tamiang. Sedangkan Senjata api AK 47 itu diduga peninggalan GAM (Gerakan Aceh Merdeka), sementara pistol revolver dengan nomor AF S005917 yang biasanya organ milik Polri masih di‎selidiki,” ungkap dia. “Mereka sudah tujuh tahun mengedarkan narkoba jaringan Malaysia, dan mendapatkan keuntungan besar, tapi merusak anak bangsa,” sambungnya.(Pls)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top