Metro

Medan Ternyata Jadi Incaran Para Hacker Lokal dan Internasional

Medan –  Kementrian Politik Hukum dan HAM (Polhukam) menyebut Kota Medan termasuk salah satu kota yang menjadi incaran para heacker (peretas) lokal maupun internasional.

“Kejaharan Cyber saat ini sudah sangat bebas berkeliaran di dunia maya, jangan sampai keamanan informasi kita terancam oleh para pelaku cyber crime,” kata Kolonel Chb Ferdinand Mahulette, Deputi  Bidang Koordinasi Teknologi, Informatika dan Aparatur Kemenpolhukam saat mengunjungi Balai Kota Medan

Baca: Ini Pengakuan Penculik Anak yang Tertangkap

Pasangan suami istri h (35) dan ww (30), pelaku penculikan tiga anak di cidaun, cianjur, dipamerkan kepada wartawan di mapolres cianjur, kamis (23/3/2017). (tribun jabar/dian nugraha)

Pasangan suami istri h (35) dan ww (30), pelaku penculikan tiga anak di cidaun, cianjur, dipamerkan kepada wartawan di mapolres cianjur, kamis (23/3/2017). (tribun jabar/dian nugraha)

Mahulete meminta agar seluruh daerah khusunya kota Medan mewaspadai hal ini.

“Majunya suatu wilayah tidak terlepas dari kemampuan kota memanfaatkan kemampuan teknologi informatika, seperti Banyuwangi, yang dahulu dikenal Kota Santet, sekarang terkenal dengan Kota Pariwisata karena memanfaatkan Teknologi Informartika,”ucapnya.

Menurut Ferdinand, saat ini 60 persen masyarakat di Indonesia melakukan kegiatan di dunia maya dan 40 persen di dunia nyata, diperlukan pengawasan yang lebih tinggi lagi terhadap penggunaan Tik, terutama dalam menangkal peredaran informasi yang cenderung tidak benar dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Yang perlu kita lakukan adalah proteksi diri dengan ideologi kebangsaan, sehingga penggunaan Tik bisa dipergunakan dengan bijak dan baik. Yang terpenting adalah memperhatikan sistem keamanan informasi. Jangan sampai lengah terhadap penggunaan akses IT yang bersifat membahayakan”, ungkapnya.

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengaku pihaknya akan lebih  peduli dan protektif membangun sistem teknologi dan informasi yang compatabledan bersifat aman serta jauh dari upaya-upaya kejahatan di dunia maya itu sendiri.

“Kota Medan saat ini sedang membangun E-Goverment dan E-Planning menuju grand desain Smart City” untuk mendukung program birokrasi pemerintahannya. Sedangkan untuk pelayanan kepada masyarakat yang lebih menyentuh, Pemko Medan memiliki aplikasi Medan Rumah Kita sebagai akses komunikasi antara masyarakat dengan SKPD dan instansi lainnya yang bersifat lintas sektoral,” papar Akhyar.(tjg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

To Top