Banjir di Madina, 13 Rumah Hanyut

oleh
Satu unit rumah di Tapsel terendam banjir akibat banjir Bandang
Satu unit rumah di Tapsel terendam banjir akibat banjir Bandang

Madina – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) secara merata sejak minggu siang (26/3) membuat sungai di kedua Kabupaten meluap.

Seperti informasi yang beredar di Media sosial, saat ini akibat meluapnya batang Ayumi dan Batang Angkola. Beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tapsel terendam banjir.

Berdasarkan akun salah seorang pengguna media sosial, akibat meluapnya Batang Ayumi dan Batang Angkola. Daerah pemukiman warga yang berada dekat dengan kedua sungai tersebut dilanda banjir dengan kedalaman yang bervariasi dengan kedalaman paling tinggi 4 meter.

Daerah yang terendam banjir untuk Kabupaten Tapsel yakni Batu Nadua, Goti, Silandit, Padangsidempuan Tenggara dan daerah-daerah yang dilewati kedua sungai tersebut.

“Banjir juga melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasca hujan deras yang terus menerus turun tanpa henti disertai petir mengakibatkan Kecamatan Bukit Malintang dan Kecamatan Huta Bargot mengalami banjir,” ucapnya.

Banjir juga memutuskan  arus lalintas Malintang Jae dan aek pata botung, saat ini tidak bisa dilewati kenderaan roda 4, dua rumah sudah hanyut terbawa arus, masyarakat sedang berjaga jaga, mudah2an jangan ada lagi banjir susulan.

Sampai berita ini diterbitkan, untuk Kecamatan Bukit Malintang dan Kecamatan Hutabargot, belum diketahui dengan pasti desa-desa mana saja yang terendam banjir.

Sejauh ini data yang akurat dari instansi pemerintahan kedua Kabupaten yang terkait belum diketahui daerah-daerah mana saja yang terendam banjir dan berapa kerugian masyarakat akibat musibah banjir serta upaya apa saja dari pemerintah untuk menanggulangi musibah banjir tersebut.

Sementara itu, Informasi dari jaringan BPBD Kota Medan yang disebar lewat pesan Whatsapp menyebutkan, korban banjir di Sitamang Baru, Gg Nauli, Link 2.

13 rumah hanyut,

Identitas korban antara lain:
1. Bpk Parlindungan .
2. Bpk Rudi Harmoni
3. Bpk Porgen Hutasuhut.
4. Bpk Toras
5. Ibu Nisan
6. Bpk Anton.
7. Bpk Dedek.
8. Bpk Nurdin Lubis.
9. Bpk Mulia Simatupang.
10. Bpk Luhur.
11. Ibu Ani.
12. Ibu Tina.
13. Ibu Hasnah,
14. Bpk Zina.
15. Opak Mendrofa.
Untuk sementara korban mengungsi di mesjid Gg nauli link 2 Sitamiang Baru.
(FRY)