Dikibusi pakai “Polisi Kita”, Pria ini Ditangkap Polisi

oleh
dikibusi pakai aplikasi polisi kita
dikibusi pakai aplikasi polisi kita

Medan – Lewat aplikasi “Polisi Kita” ternyata terbukti memudahkan masyarakat membantu Polri untuk memerangi peredaran gelap narkoba di kawasan wilayah hukum Polsekta Sunggal.

Pada Rabu (2/3/2017) kemarin, Polsekta Sunggal menerima informasi dari masyarakat melalui aplikasi “Polisi Kita” bahwa di Jalan Pinang Baris  Lorong Wakaf, terdapat transaksi narkoba. Atas informasi itu, personel lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus seorang tersangkanya.

Kapolsekta Sunggal Kompol Daniel Marunduri sangat terus mengharapkan bantuannya untuk mengungkap peredaran gelap narkoba dengan penggunaan aplikasi “Polisi Kita”. Tentu aplikasi ini sangat membantu Polri untuk mengungkap peredaran gelap masyarakat bila diakses oleh masyarakat.

“Dari laporan yang masuk ke aplikasi ini kita menangkap seorang tersangka penjual narkoba jenis sabu seberat 5 gram atas tersangka Abdul Rahman Charen alias Kari (52,)warga Jalan Pinang Baris  Lorong Wakaf, Kelurahan Lalang, Sunggal.

“Iya penangkapan terhadap tersangka sekali lagi berkat adanya aplikasi ini. Kita berharap kepada masyarakat terus memberikan pengaduan apa pun lewat “Polisi Kita”,” ungkap Kompol Daniel, Jumat (3/3/2017).

Sementara itu, Abdul Rahmad kini mendekam di sel tahanan Polsekta Sunggal atas perbuatannya mengecer serbuk haram. Dalam pengakuannya kepada penyidik, sabu itu diperolehnya dari seorang pria inisial A. Setelah itu, sabu itu kembali dijual Abdul demi dapat untung.

“Saya beli dari A pak seharga Rp.5 juta. Setelah saya beli dari A kemudian saya jual lagi. Selain jual saya juga pakai sabu. Dua dua pekan lalu bisnis sabu ini pak. Jadi hasil jual sabu-sabu ini buat hidup sehari-hari,” tutur Abdul yang mengaku memiliki 6 orang anak ini.‎ (AR)