Ini Wajah Ketiga Pelaku  Penganiayaan Wartawan I News TV

0
Ketiga Wajah Pelaku Penganiayaan Waratwan Inews TV
Ketiga Wajah Pelaku Penganiayaan Waratwan Inews TV

Medan – Polda Sumut meringkus tiga dari 15 orang pelaku penganiayaan terhadap Adi Palapa Harahap, kontributor iNews TV (MNC Biro Medan).  Ketiga pelaku tersebut diringkus Ditkrimum Polda Sumut dari tanah garapan Jl. Haji Anif, Selasa (28/3/2017)

Baca: Lihat Anaknya ke Sekolah, Wartawan ini…

Amran Parulian Simanjuntak (36), seorang wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) Senior tewas dibantai orang tak dikenal saat menengok anaknya sekolah di TK Valentine di pinggir Jl Medan-Binjai KM 13,5

“iya sudah ada kita amankan ketiga pelaku, dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombers Rina Sari Ginting, Rabu (29/3/2017)

Masih kata mantan Kapolres Binjai ini, ketiga tersangka masing-masing Parlin Sitorus, Torang Silaen dan Hokbin Sinaga. Ketiga pelaku yang diringkus tersebut mempunyai peran masing-masing

Untuk yang berperan sebagai membawa tersangka lainnya ke rumah korban,  merupakan Parlin Sitorus. Kemudian, berperan  Torang Silain turut melakukan penganiayaan terhadap korban dan terakhir Hokbin Sinaga, yang berperan mengetuk pintu rumah korban.

Tidak hanya ketiga tersangka saja yang diamankan Polda Sumut. Polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit mobil Nissan X-Trail milik tersangka Parlin Sitorus yang digunakan para pelaku ke rumah korban.

Selain itu, polisi juga menyita satu buah CD rekaman pemberitaan tentang penyerobotan tanah dan keberadaan gudang semen ilegal, dan 3 unit handphone milik para tersangka.

Selain itu polisi juga masih memburu dua tersangka lain Gunung Silaen dan Endang Silaen,  yang merupakan pemilik gudang semen ilegal yang di duga kuat sebagai pendana penganiayaan korban.

Baca: Heboh, Ular Sawah Mangsa Manusia

Detik-detik Evakuasi jasad Akbar yang dimangsa Ular Sawah
Detik-detik Evakuasi jasad Akbar yang dimangsa Ular Sawah

“Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka lainnya,” jelasnya

Seperti diketahui, penganiayaan Adi Palapa Harahap terjadi di rumah kontrakan korban, Jl Pasar III, Mabar Hilir, tidak jauh dari SD Pelita pada Kamis (23/3/2017) sekira pukul 21.30 WIB kemarin.

Belasan pria (preman) bersama dua oknum, seorang di duga kuat oknum anggota polisi yang bertugas di Polda Sumut dan seorang anggota TNI AL Lantamal I Belawan mendatangi rumah korban, kemudian melakukan penganiayaan di hadapan isteri korban, anak (6) dan adik ipar korban (27).

Untuk menyelamatkan diri, korban terpaksa bersembunyi di dalam kamar mandi. Para pelaku sempat menarik korban dari kamar mandi dan berusaha membawa korban menggunakan mobil yang telah siap di depan rumah.

Beruntung, isteri korban, Eka Siregar (29) berteriak dan berupaya mengahalangi hingga para pelaku pergi.

Sebelum meninggalkan rumah korban, para pelaku memaksa dan mengancam bunuh jika korban tidak melakukan ralat berita. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah, bibir, kepala dan dada.

Penganiayaan disinyalir dipicu kemarahan atas pemberitaan terkait penyerobotan lahan oleh mafia tanah berinisial PS (P Sitorus) yang di backing oknum Sirait yang bertugas di Polda Sumut dan oknum Marinir.

Para pelaku tidak terima atas pemberitaan yang menyebutkan tentang penyerobotan tanah. Apalagi dalam berita menyinggung keberadaan gudang ilegal pemasok semen di lokasi lahan milik Endang Silaen yang telah dua kali di razia, namun tetap saja beroperasi. (*/ts)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here