Kasihan, Untuk Bertahan Hidup Nenek ini Hanya Makan Rumput

oleh
Nek Sandora dan rumput krokot cino

Asahan – Miris, mungkin kata inilah yang bisa digambarkan untuk kisah pilu yang dialami Nek Sandora (70). Bayangkan saja, untuk bertahan hidup Nek Sandora hanya bertahan kepada rerumputan yang tumbuh di parit dan perkarangan rumahnya, Sabtu (25/3/2017).

Saat beberapa wartawan menemuinya dikediamannya, yang hanya bermodalkan tepas bambu di Dusun IV Desa Mekar Sari, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan ia hanya melemparkan senyumnya.

Miris rasannya, saat ia menceritakan untuk makannya sehari-hari hanya, memanfaatkan rumput krokot cino yang tumbuh liar di  halaman rumah,kebun dan semak belukar menjadi pengganti lauk saat makan sehari-hari.

Ia pun terpaksa memakan rumput liar tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, karena memang tidak mempunyai uang untuk mengkonsumsi lauk yang pantas.

Sehari-hari Nek Sandora hanya ditemani anaknya oleh Sukinem (47) anaknya yang janda dan tinggal tak jauh dari rumahnya.

Baca: Tidak Mau Jadi Peminta, Kakek ini Jualan Mainan Keliling Setiap Hari

Kek Balon penjual mainan
Kek Balon penjual mainan

Sukinem menceritakan, Mamaknya tersebut memang saat ini terpaksa memakan rumput krokot cina karena saat ini tidak mendapatkan jatah beras kesejahteraan (rastra) dari kantor desa setempat.

Saat ini sebutnya, mereka tak pernah lagi menerima rastra karena memang penyalurannya terhambat di hampir seluruh wilayah di Sumatera Utara.

“Setelah bapak saya meninggal, mamak saya ini (Nek Sandora) hidup sebatang kara. Kadang cucunya suka menemani dia tidur di sini. Dulu mamak kerja sebagai tukang kusuk. Sekarang tenaganya sudah tak kuat lagi,” kata Sukinem yang kondisi hidupya juga tak jauh beda dari orang tuanya itu.