Polrestabes Medan Rahasiakan Alat Bukti Baru Penangkapan Raja

oleh
: Suasana penangkapan kembali si Raja di pintu masuk Polrestabes Medan
Suasana penangkapan kembali si Raja di pintu masuk Polrestabes Medan

Medan –  Polrestabes Medan sampai saat ini masih merahasiakan adanya temuan alat bukti baru ( Novum ) yang telah dijadikan sebagai alasan kuat untuk melakukan penangkapan dan penahanan kembali  Siwaji Raja, pasca memenangkan sidang pra peradilan ( Prapid ) di PN Medan.

” Kita memang ada menemukan alat bukti baru ( Novum ) atas keterlibatan Siwaji Raja dalam kasus pembunuhan Kuna, setelah melakukan gelar perkara antara Poldasu dan Polrestabes Medan. Sehingga dengan adanya bukti baru inilah kita kembali menangkap Raja yang sempat kita bebaskan sesuai amar putusan Pengadilan. Namun temuan alat bukti baru itu belum bisa kita sampaikan ke publik, ” terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah saat ditanya wartawan, Kamis (16/3/2017) siang.

Baca: Ini Dia Bendahara Kecamatan Medan Area Yang Gelapkan Gaji 105 ASN

Kapolsek Medan Area saat menanyai Oknum Bendahara Kantor Camat Medan Area (baju kaos Biru lengan putih)
Kapolsek Medan Area saat menanyai Oknum Bendahara Kantor Camat Medan Area (baju kaos Biru lengan putih)

Disinggung mengenai berkas para tersangka lainnya, AKBP Febriansyah ini mengaku kalau berkas acara pemeriksaan ( BAP ) ke enam tersangka lainnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Medan. Sedangkan untuk berkas Raja sendiri petugas penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan masih terus melakukan pemeriksaannya.

“Berkas Pemeriksaan ke 6 tersangka lainnya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan, sedang Raja masih dalam proses pemeriksaan,” pungkas Febriansyah.

Diketahui sebelumnya, Polrestabes Medan menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat kematian Indra Gunawan alias Kuna,45, yang menggemparkan warga Kota Medan lantaran dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senjata api, Rabu (18/1/2017) pagi di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat.

Dimana pada, Minggu (22/1/2017) lalu, petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara akhirnya berhasil membekuk 8 orang tersangka pembunuh Kuna, dari berbagai lokasi terpisah. Drama penangkapan yang berlangsung kilat berujung 2 tersangka tewas ditembak polisi.

Informasi dihimpun, adapun 8 tersangka pembunuhan ini antara lain otak pelaku yang mendalangi pembunuhan ini berinisial RJ alias Raja,45,seorang pengusaha tambang. Raja ditangkap di Provinsi Jambi. Kemudian Jo Hendal alias Zendal,41, warga Jalan Sukaraja Batubara Sumatera Utara berperan sebagai joki sepeda motor, Chandra alias Ayen,38, warga Jalan Tulang Bawang No.6 Medan Petisah berperan yang menyimpan senjata api, John Marwan Lubis alias Ucok,62, warga Jalan Sei Deli Medan, yang juga berperan menyimpam senjata api.

Baca: Kembali ditangkap, Ini yang akan dilakukan Kuasa Hukum Siwaji Raja

Rekonstruksi Pembunuhan Kuna Pekan lalu
Rekonstruksi Pembunuhan Kuna Pekan lalu

Tersangka Wahyudi alias Culun,33, warga Jalan Karya Jaya Gang Karya Ikhlas Kecamatan Medan Johor, yang berperan membantu tersangka pemukulan kabur, dan M Muslim,31, warga Jalan Sampali No 74 Kelurahan Pandau Hulu Kecamatan Medan Area yang berperan membunuh karyawan korban tahun 2014 silam.

Sedangkan dua tersangka yang tewas ditembak karena melawan saat ditangkap yakni Putra,31, yang berperan sebagai eksekutor penembak Kuna, dan seorang Ketua OKP di Petisah, Rawindra alias Rawi,40, warga Jalan Waru Medan, yang berperan mencari eksekutor dan skenario pembunuhan.

Dalam penangkapan ini petugas mengamankan barang bukti tiga pucuk senjata api jenis revolver. (Pls)