Potret Buram Transportasi anak Sekolah

oleh
para anak MIS di Kerasaan kabupaten Simalungun menumpangi betor dengan cara bergantung
para anak MIS di Kerasaan kabupaten Simalungun menumpangi betor dengan cara bergantung

Suarakita.co.id – Transportaasi bagi anak sekolah merupakan kebutuhan yang sangat penting.  Mulai dari berangkat sekolah, hingga pulang sekolah.

Sayangnya,  untuk trasportasi mereka, mulai dari becak bermotor,  angkutan kota (angkot) sampai bus kebanyakkan tidak layak. Bahkan sangat membahayakan,  anak sekolah tersebut.

Ironinya, sampai saat ini meski telah dilakukan penindakkan tegas terhadap pengemudi betor, angkot dan bus oleh pihak kepolisian tidak juga membuat jera

Memang tidak bisa kita serta merta menyalahkan para supir angkot, bus dan pebetor. Pemandangan potret buram angkutan sekolah tersebut sudah terjadi sejak lama dan bisa dibilang disukai pelajar.

“Sudah biasa itu bang, dulu hampir setiap hari (waktu sekolah) sering menumpang angkot dengan bergantungan. Bahkan hanya berpegang dengan baju kawan,” ucap Onggo warga Siantar mengenang masa sekolahnya

Hampir semua anak sekolah di zamannya,  terkadang lebih memilih menumpang dengan cara seperti itu.

“Kadang kami tak bayar, makanya nekat menumpang,”jelasnya

Sudah pasti, orang tua, guru dan pejabat terkait tidak menginginkan gal tersebut. Namun meskipun begitu, pihak kepolisian harus terus mengambil langkah tegas agar pemandangan ekstream anak sekolah dengan bergelandungan di angkot atau bus tidak terjadi lagi. (si)