Siwaji Raja Akan Prapid Polrestabes Medan untuk Kedua kalinya

2
: Suasana penangkapan kembali si Raja di pintu masuk Polrestabes Medan
Suasana penangkapan kembali si Raja di pintu masuk Polrestabes Medan

Medan – Pasca ditangkapnya kembali Siwaji Raja, kuasa hukum pengusaha tambang dan batubara asal Jambi ini berencana akan kembali mendaftarkan gugatan Prapid untuk yang kedua kali ke Pengadilan Negeri ( PN ) Medan.

” Saat ini kita tengah berembuk dan mendiskusikan bersama timnya Elza Syarif untuk melakukan praperadilan ( Prapid ). Dan menurut Elza Syarif akan kita daftarkan pekan depan. Tapi pastinya, akan kita kabar kembali,” ujar salah seorang tim kuasa hukum Siwaji Raja, Julheri Sinaga ketika dikonfirmasi via selular, Rabu (22/3/2017).

Baca: Heboh di Facebook, Pria ini Ngaku Tuhan, ini nama Agamanya

Sabar Nababan, Pria yang Mengaku Tuhan
Sabar Nababan, Pria yang Mengaku Tuhan

Selain itu, Julheri menyebutkan bahwa tim kuasa hukum juga telah melayangkan surat resmi ke Mabes Polri, Irwasum, DPR RI dan Kejaksaan guna melaporkan atas tindakan Polrestabes Medan yang dinilai telah mengkangkangi putusan Pengadilan dan mengkriminalisasi  kliennya pasca ditangkap kembali usai dibebaskan pasca dikabulkannya putusan praperadilan.

“Langkah-langkah yang sudah kita lakukan saat ini, kita sudah melayangkan surat laporan resmi ke Mabes Polri, Irwasum, DPR RI dan Kejaksaan Agung terkait belum dilakukannya putusan pengadilan dimana Polrestabes Medan yang belum membayarkan uang Rp 1 juta dan merehabilitasi nama baik klien kita dengan membuat pernyataan ke media cetak nasional dan media elektronik nasional. Selain itu, laporan tentang kriminalisasi yang didapat klien kita pada saat kembali ditangkap, klien kita mengalami luka di bagian lengan dan semua sudah dirangkum di surat laporan yang dilayangkan,” imbuh Julheri.

Baca: Tak ada dokumen, Dua WNA Asal China Tertangkap ditambang Emas

ist: Tambang emas di Sangir Batanghari Solok Selatan.
ist: Tambang emas di Sangir Batanghari Solok Selatan.

Julheri menambahkan, bahwa ia dan tim kuasa hukum kini tengah mempersiapkan strategi dan langkah-langkah untuk pengajuan praperadilan mendatang.

“Belum bisa kita sebutkan, yang jelas sampai saat ini kita terus melakukan diskusi mengenai langkah-langkah apa yang akan kita ajukan ke Prapid nanti,” terang Julheri.

Saat disinggung, apakah tim kuasa hukum mengetahui Novum (temuan alat bukti baru) yang diperoleh Polrestabes Medan, Julheri menyebut, kalau  temuan baru tersebut hanya dari keterangan saksi ahli telematika mengenai pertemuan Siwaji Raja dan para tersangka lainnya.

“Kalau untuk temuan baru belum kita ketahui. Sejauh ini yang kita tahu, seusai dengan pernyataan Kapolrestabes Medan mengenai saksi ahli telematika itu yang menyebut keterkaitan klien kita pada sebuah pertemuan dengan para tersangka-tersangka lainnya di suatu tempat. Untuk perkembangan selanjutnya akan kita kabari lagi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya,Pasca dikabulkannya praperadilan oleh Majelis Hakim Erintua Damanik, Siwaji Raja yang merupakan terduga otak pelaku pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna, Siwaji Raja sempat menghirup udara segar setelah melewati perjalanan panjang ditahan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan. Namun, pengusaha tambang batu bara dan ketua Pharisada Hindu Dharma Indonesia ini kembali ditahan oleh Sat Rekrim Polrestabes Medan setelah selangkah keluar dari mako Polrestabes Medan.

Baca: Ini Kabar terbaru Andika Eks Kangen Band, Setelah Bebas dari Penjara

Penangkapan kembali Siwaji Raja, diketahui bahwa pria keturunan Tamil ini terlibat dalam pembunuhan pedagang Airsoftgun, Kuna di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan  Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Siwaji Raja kembali ditahan pasca petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan menemukan Novum baru atas keterlibatan melakukan pembunuhan yang dijerat dengan Pasal 340 Subs 338 KHUPidana. (plz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here