Tiga Orang tewas Akibat Banjir Bandang di Tapsel

oleh
ORYZA PASARIBU DITERJANG BANJIR: Jenazah Sahriana Situmorang, dua orang putrinya Rafiah dan Sakinah, disemayamkan di rumah duka Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Psp Hutaimbaru, Kota Psp, Senin (27/3) dini hari.
ORYZA PASARIBU DITERJANG BANJIR: Jenazah Sahriana Situmorang, dua orang putrinya Rafiah dan Sakinah, disemayamkan di rumah duka Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Psp Hutaimbaru, Kota Psp, Senin (27/3) dini hari.

Madina– Banjir bandang yang menerjang Kota Padangsidimpuan merenggut nyawa satu keluarga di Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padangsidempuan Minggu (26/3) malam.

“Ketiga mayat yang terdiri ibu dan dua anaknya sudah ditemukan. Ketiganya sudah dibawa ke kediaman mereka di Lingkungan III Kelurahan Lubuk Raya, Padangsidimpuan,” ujar Kapolsek Hutaimbaru AKP Tony Simanjuntak, saat seperti yang dikutip dari MetroTabagsel.com, Senin (27/3) malam.

Baca : Banjir di Madina, 13 Rumah Hanyut

Tony menceritakan, berdasarkan info yang didapat dari masyarakat, sebelum ditemukan tewas, mereka yang menjadi korban sedang berada di ladang yang dekat dengan aliran Sungai Aek Sipogas Kelurahan Setempat. Dan saat hujan turun, mereka bertiga berteduh di gubuk. Tiba-tiba air bah datang dan langsung menyapu para korban.

“Diduga hanyut tersapu arus air bah yang datang dengan tiba-tiba. Dan, jasad ketiganya ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian sekitar pukul delapan malam tadi,” ungkap Tony.

Adapun identitas ketiga jenazah teridentifikasi yaitu Sahriana Situmorang (45) dan dua orang putrinya masing-masing Rafiah (8) serta Sakinah (10), warga Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Kota
Sempat mau dibawa ke rumah sakit, namun warga dan pihak keluarga tidak mengijinkan,” terangnya.

Selain ketiganya, diduga suami korban juga ada pada saat kejadian dan masih dilakukan pencarian. “Iya, informasinya suami yang juga ayah dari anak-anak korban ikut hilang,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, selain merenggut korban jiwa, banjir bandang yang menerjang Kota Psp dan sekitarnya juga mengantam puluhan rumah hingga ada yang hanyut dan rusak parah. Tak hanya rumah, sejumlah kendaraan milik warga dinyatakan rusak akibat terseret banjir terbesar sepanjang tahun ini.

Sumber Tabagsel