Metro

Polda Sumut Ledakkan 6 Kapal Berbendera Malaysia

Kapal Asing yang diledakkan oleh Kapolda Sumut karena melakukan ilegal fishing di perairan Belawan
Kapal Asing yang diledakkan oleh Kapolda Sumut karena melakukan ilegal fishing di perairan Belawan

Medan – Kementrian Kelautan melalui Polda Sumut kembali meledakkan enam kapal berbendera Malaysia dan satu kapal Indonesia yang melakukan ilegal fisihng di perairan Belawan, Sabtu (1/4/2017).

Untuk peledakkkan kapal asing tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjend Rycko Amelza Dahnie.

Kapal Asing yang akan diledakkan karena melakukan ilegal fishing di perairan Belawan

“Kapal-kapal yang kita tenggelamkan, merupakan penangkapan beberapa waktu lalu. Setelah adanya putusan hukum yang kuat, baru dilakukan pemusnahan,” ucap Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan usai acara peledakkan di Dermaga Polisi Air Polda Sumut, Sabtu (1/4/2017).

Usai pemusnahan kapal asing tersebut, Rycko Amelza mengatakan pemusnahan yang mereka lakukan tersebut merupakan pelajaran bagi siapapun yang melakukan ilegal fishing di perairan Sumatera utara.

“jangan coba-coba, kalau masih berani juga kami juga akan musnahkan,” ucapnya

Kapolda Sumut Irjend Rycko Amelza Dahniel Saat memberikan keterangan kepada wartawan

Ia mengatkana peledakkan yang mereka lakukan tersebut, merupakan perintah langsung dari Kementerian Kelautan setelah adanya putusan hukum yang kuat.

Ketujuh kapal yang dimusnahkan tersebut, masing-masing berbenderakan Malaysia dan Malaysia.

Kapal yang ditenggelamkan tersebut, KM SLFA 2675 berbendera Malaysia dengan tersangka Zaw, kewarganegaraan Myanmar yang ditangkap pada 13 Desember 2015.

Selanjutnya, KM SLFA 4778 berbendera Malaysia dengan tersangka Chia, yang ditangkap pada 17 Februari 2016 silam.

Lalu, KM PKFA 3378 masih berbendera Malaysia, dengan tersangka Tepparak Insorn warga negara Thailand yang ditangkap pada 12 Juli 2016.

KM PKFB 1152 berbendera Malaysia dengan tersangka Chit warga Myanmar, yang ditangkap pada 30 Juli 2016 lalu.

KM PKFA 8114 asal Malaysia, dengan tersangka Moe alias Swan warga negarayanmar yang ditangkap pada 30 Juli 2016 lalu, serta KM KHF 1767 asal Malaysia dengan tersangka Ko Kyaw Soe warga Myanmar yang ditangkap pada 25 Agustus 2016 silam.

Terakhir, KM Extra Joss III asal Indonesia, dengan tersangka Amiruddin yang ditangkap pada 25 Juli 2016.

Hadir juga dalam acara peledakkan kapal tersebut,  Kasdam I/Bukit Barisan, Brigjend TNI Tiopan Aritonang, dan Pangkosek Hanudnas III, Marsma TNI Age Wiraksono dan beberapa tamu undangan lainnya.

Kegiatan pemusnahkan kapal tersebut juga dilaksanakan serentak di 12 titik Indonesia. Beberapa daerah tersebut seperti,  Sorong, Bali, Marauke dan Tarakan dan juga beberapa wilayah Indonesia. (ah)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Melaju Kencang, Oknum Polisi ini Nyangkut di Ban Truk Fuso – Suara Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top