Kriminal

Kapolda Sebut, Pelaku dan Korban Saling Kenal

facebook: jenazah anak dan istri Herianto saat ditemukan di dalam kamar

Medan – Hingga saat ini, Polda Sumut masih mendalami motif pembunuhan yang menimpa satu keluarga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, kota Medan.

“Antara pelaku dan korban ini, saling mengenal. Tunggu saya akan tangkap pelaku secepatnya, biar kita tahu apa motif sebenarnya,” ucap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel singkat saat berada di TKP, Minggu (9/4/2017).

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi terkait pembunuhan tersebut. Untuk saksi pertama merupan S (40) yang tak lain tetangga korban dan saksi kedua SH alias IS.

Dalam keterangannya kepada Polisi SH mengatakan, korban sempat bertanya kepada terduga pelaku dengan suara yang cukup tinggi.

“Saat itu, aku kan sedang jalan dan pas melintas depan rumah itu. Ku dengar Riyanto (korban) sempat ngomong kepda tamunya, Kenapa kau tidak nelepon dulu,” ucap SH menirukan suara korban.

Hanya saja karena saat itu malam dan posisi gelap, ia tidak sempat melihat wajah tamu yang diduga membunuh keluarga Riyanto. Hanya saja saat, ia sudah berjalan jauh dari rumah korban, ia mendengar suara motor kencang seperti menggeber  motor.

“Terdengar ku dari jauh, kayak ada yang gas-gas (mengegber) motor gitu,” terangnya

Baca: Ini Wajah Ayah yang Bunuh Anaknya karena Nasi

hand over polisi: wajah Irwan yang bunuh anaknya

hand over polisi: wajah Irwan yang bunuh anaknya

Baca: Ini Kronologis, Penyerangan Perwira Polda Sumut Saat Tangkap Bandar Narkoba

Sementara itu saksi lainnya, S yang tinggal tak jauh dari rumah korban, sekira pukul 09.00 pagi melintas di depan rumah korban. Namun, ia curiga saat melintas yang melihat lampu rumah korban masih dalam kondisi menyala.

Saat ia menggedor berulang kali pintu rumah korban, tidak ada juga yang keluar dari rumah. Hal ini pun semakin membuatnya curiga dan mencoba memanggil dari pintu samping rumah korban. Namun saat melihat dari samping, ia pun dikejutkan dengan pemandangan korban sudah tergeletak di lantai.

Seperti diketahui, Herianto bersama istri Ariyani (40), dua anaknya Raya (13) dan Gilang (8) serta mertuanya Sumarni (60) ditemukan tewas dengan cara menggenaskan. Warga baru mengetahui pembunuhan tersebut sekira pukul 10.00 pagi tadi

Saat ditemukan, Herianto beserta mertuanya tewas di dapur bersimbah darah. Sedangkan istri dan anaknya ditemukan meninggal dunia di kamar.

Sedangkan seorang anaknya lagi bernama KI (4), mengalami kritis yang kini masih menjalani perawatan di satu rumah sakit di Jalan Kayu Putih, Mabar, Medan Labuhan. (ts)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top