Kriminal

Lagi Warga Medan, Dikejutkan Penemuan Mayat yang Bersimbah Darah

Medan – Masih belum hilang keterkejutan warga Medan dengan pembunuhan satu keluarga di Medan deli, kini warga dikejutkan kembali dengan penemuan mayat yang bersimbah darah di Jalan Pembangunan, Kelurahan Helvetia Timur, Medan Helvetia tepatnya di depan Markas Zeni Tempur ( Zipur ). Penemuan mayat tersebut pun langsung membuat warga heboh.

Informasi di langan, penemuan mayat bersimbah darah tersebut ditemukan di dalam sebuah warung. Korban diketahui bernama Bismi Carianto Jalan Pembangunan, Kelurahan Helvetia Timur, Medan Helvetia.

Baca: Perampokkan Berdarah, Satu Keluarga Tewas Digorok

Baca: Polsek Tanah Jawa Ringkus Lima Orang Bandar

Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan peristiwa itu pertama sekali diketahui oleh Anggi Apriani (13) warga Jalan Pembangunan Gang Perdamaian. Ketika itu saksi (Anggi) hendak membeli amplop di warung milik orangtua korban.

Tiba- tiba saja saksi dikagetkan melihat banyaknya percikan darah yang berserakan di lantai warung.

Melihat peristiwa yang tak lazim itu, kemudian saksi pergi melapor ke tetangga korban yang bernama Misgini (41) warga Jalan Pembangunan Gang Sepakat Medan, lalu mereka pun kembali ke warung tersebut guna mengetahui asal bercak darah itu.

Kedua saksi tambah dikejutkan dengan ditemukan sesosok pria tergeletak bersimbah darah dengan luka sayatan di leher sebelah kanan, dan di tangan sebelah kanan korban ada ditemukan satu buah pisau cutter berwarna hitam serta korban tampak mengeluarkan kotoran.

“Menurut keterangan Pamannya, korban memiliki sakit keterbelakangan mental,” kata Kompol Hendra, Senin (10/4/2017).

Tambahnya, saat itu korban ditinggal sendirian di dalam rumah oleh orangtuanya karena menghadiri undangan di kawasan Patumbak sekira pukul 12.00 WIB.

Tidak berapa lama Unit Identifikasi Polrestabes Medan tiba dilokasi kejadian (TKP) guna melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Pihak petugas Polsek Hevetia langsung mengamankan guna mencegah masyarakat yang masuk dengan cara memasang Police Line.

Setelah dilakukan identifikasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi luar dan dalam. Dan dari TKP petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone merk Samsung warna Hitam dan 1 pisau cutter warna hitam bersimbah darah.

“Kedua saksi masih kita lakukan pemeriksa serta melidik kasus lebih dalam untuk mencari tahu motif kejadian,” terangnya. (Pls)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top