Metro

Besok, PK5 di Kawasan Sutomo Kembali Digusur

Kepala Satpol PP Medan, M Sofyan (kanan pakai topi hitam) saat memberikan penghargaan ketika hendak menggusur pedagang di kawasan Jalan Sutomo beberapa waktu lalu

Medan –  Kawasan jalan sutomo dan sekitarnya kini sudah dikuasai kembali oleh para pedagang kaki lima (PK5). Padahal, Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah mengeluarkan kebijakan diwilayah tersebut sudah tidak diperbolehkan adanya pedagang menyusul dioperasionalkannya Pasar Induk yang berlokasi di Kecamatan Medan Tuntungan.

Kepala Satpol PP Medan, M Sofyan mengungkapkanP emko Medan melalui tim gabungan akan melanjutkan kembali PK5

” Direncanakan penertiban itu akan dimulai besok. Selain menyebabkan kemacetan arus lalu lintas, kehadiran para pedagang juga menyebabkan rusaknya infrastruktur maupun estetika kota,”kata Sofyan, Rabu (12/4).

Dijelaskan, Sofyan, tidak hanya memicu kemacetan arus lalu lintas, para PK5 yang berjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya juga berdampak dengan transaksi jual beli di Pasar Induk Lau Cih, Tuntungan. Para pedagang di Pasar Induk mengalami kerugian karena minimnya pembeli, sebab pembeli lebih memilih membeli sayuran maupun buah di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya.

Baca: Kesabaran Susi, Berbuah Manis Kesembuhan Anaknya

Dalam melakukan penertiban, Sofyan mengungkapkan, seperti biasa tim gabungan yang diturunkan berasal dari unsur Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Medan, PD Pasar, camat, lurah serta kepala lingkungan. “Tujuan penertiban ini kita ingin mengembalikan fungsi Jalan Sutomo dan sekitarnya sebagai fasilitas umum,” jelasnya.

Mantan Camat Medan Area ini selanjutnya mengungkapkan, keberadaan para PK5 mulai sejak tengah malam sampai pagi hari sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga sekitar, termasuk pengguna jalan. Pasalnya, para PK5 menggunakan badan jalan untuk menggelar lapak dagangannya.

“Selain mengganggu kenyamanan dan ketentraman, para PK5 juga meninggalkan tumpukan sampah setelah mereka selesai melakukan transaksi jual beli. Kondisi itu membuat kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya jorok dan kumuh,” paparnya.

Oleh karenanya untuk menghindari kerugian menyusul dilakukannya penertiban, Sofyan mengingatkan kepada seluruh PK5 untuk menghentikan aktifitas jual-beli di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya. Ditegaskannya, kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya bukan tempat berjualan. Pemko Medan melalui Perusahaan daerah (PD) Pasar telah menyediakan pasar untuk menampung para pedagang.(tjg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top