Metro

600 Personil Gabungan Usir PK5 Dari Sutomo 

Personil Satpol PP menertibkan PK5 di kawasan Jalan Sutomo, Kamis (13/4).

MEDAN — Sebanyak 600 personel gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dinas Perhubungan (Dishub) serta aparat kepolisian diturunkan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PK5) yang masih berjualan di kawasan Jalan Sutomo.

Ratusan personel tersebut sudah berkumpul di kawasan Jalan Sutomo sejak, Kamis (13/4) dini hari. Mereka mengawasi dengan ketat jalan Sutomo dan sekitarnya, hal ini dilakukan agar para pedagang tidak berjualan. Namun, setelah disisir, ternyata masih banyak pedagang yang berjualan dengan bebas.

“Tujuan penertiban ini untuk mengembalikan fungsi Jalan Sutomo dan sekitarnya sebagai failitas umum, bukan tempat berjualan,”kata Kasatpol PP Medan, M Sofyan dilokasi.

Dari penertiban yang dilakukan, tim gabungan mengamankan 2 truk sayuran dan buah-buahan milik PK5. Selain itu tim juga membongkar 2 unit lapak milik pedagang yang digunakan untuk berjualan, termasuk meja, tenda, serta payung.  Selanjutnya keseluruhan barang milik para pedagang tersebut dibawa ke markas Satpol PP Jalan  Jalan Adinegoro Medan.

Sofyan menegaskan, tim gabungan akan terus melakukan penertiban. Sebab, keberdaan para PK5 tidak dapat ditolerir. Selain menjadi biang utama penyebab terjadinya kemacetan arus lalu lintas, kehadiran  para pedagang juga menyebabkan rusaknya infrastruktur serta  sampah berserakan dimana-mana sehingga membuat kawasan itu semrawut dan sangat kumuh.

“Intinya keberadaan para PK5  sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga sekitar, termasuk para pengguna jalan. Di samping itu   keberadaan mereka juga menyebabkan penghasilan para pedagang  di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan terus merugi karena minimnya jumlah pembeli yang datang. Jadi penertiban akan terus kita lakukan sampai kawasan Jalan Sutomod ans ekitarnya bersih dari PK5,”  tegasnya. (TJG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top