Metro

Anton Pinta Pemko Medan Harus berikan Solusi Pasca Penertiban PK5 

Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean.

MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk kesekian kalinya kembali beraksi dengan menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di Kawasan Jalan Sutomo.

Penertiban yang dilakukan oleh personil gabungan itu bertujuan untuk mensterilkan kawasan Jalan sutomo dari aktivitas para pedagang menyusul dioperasionalkan Pasar Induk yang berlokasi di Kecamatan Medan Tuntungan.

Untuk menertibkan pedagang tersebut, Pemko Medan mengucurkan anggaran yang tidak sedikit. Pada penertiban pedagang jalan Sutomo tahun lalu, Satpol PP Medan sampai mengalokasikan anggaran Rp3,1 Miliar.

Meski uang sebesar itu telah  habis dipergunakan untuk operasional penertiban. Pedagang Sutomo tetap berjualan kembali.

“Mari kita pikirkan dengan matang dan rencanakan secara terukur. Sehingga warga tidak dirugikan dan pemerintah tidak salah melangkah, uang juga tidak habis dengan percuma,”kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean kepada wartawan, Kamis (13/4) menyikapi aksi penertiban pedagang Sutomo oleh personil gabungan.

Dia menyebut penataan dan sistem sirkulasi atau akses ke dan dari Pasar Induk Lau Cih juga harus dipikirkan. Warga yang akan belanja dan berjualan akan bisa terkoneksi dengan kawasan Pasar Induk dengan mudah dan lancar. “Karena kita tidak hanya memikirkan penataan kota juga, namun bagaimana warga bisa nyaman saat berbelanja ke pasar induk,”sebut Politisi Demokrat ini.

Lebih lanjut Anton menjelaskan, warga yang kegiatannya berjualan kedai sampah (kebutuhan pokok) dan sayuran akan belanja saat subuh ke Pasar Induk. “Jadi, saat akan belanja tentu akan membawa sejumlah uang. Nah, bagaimana keamanan mereka ini. Sementara Pasar Induk Lau Cih bukan di inti kota, butuh menempuh jarak dengan kondisi jalanan yang sepi. Umumnya yang belanja para inang-inang, kita pikirkan juga ke sana,” sarannya. (tjg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

topStories

To Top