Kriminal

Sudah ditetapkan Jadi Tersangka, Anthoni Baru Minta Maaf

Anthony Hutapea tersangka penghnaan agama dan ujaran kebenciaan saat meminta maaf setelah ditetapkan jadi tersangka

Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak peduli dan tidak takut terhadap hukum yang ada.

Hal ini sebagai bentuk preseden atas ketidaktegasan pemerintahan Jokowi dalam menegakkan hukum terhadap Ahok yang diduga telah melakukan penistaan agama. ”

Kasus penistaan agama yang terjadi di Medan yang dilakukan Anthoni Hutapea, sebagai salah satu bukti pemerintahan Presiden Jokowi tidak serius dalam penegakan hukum terutama menanggapi kasus-kasus  yang menjadi perhatian dan keresahan masyarakat, ” terang Faisal.

Terhadap dugaan penista agama yang dilakukan Anthoni Hutapea masih dikatakannya hendaknya pemerintah melalui aparat penegak hukum harus serius mengusutnya, agar tidak bertambah sikap pesimis masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam penegakan hukum.

Dan terkait Anthoni Hutapea yang diduga melakukan penghinaan terhadap agama Islam diminta kepada pihak kepolisian untuk tidak bermain-main  dalam penanganannya, kita cinta Sumatera Utara, kita cinta Indonesia, kita cinta kerukunan, kita cinta kebinekaan, hal itu akan rusak jika pihak kepolisian bermain-main dalam menangani kasus penistaan agama ini. Sedangkan tersangka Anthoni Hutapea yang mengenakan sebo hitam dihadapan publik menyatakan permintaan maafnya.

“Saya pribadi memohon maaf sebesar-besarnya. Sebenarnya apa yang saya buat ini terjebak dalam suatu hal yang saya sendiri tidak mengerti. Kakak, mertua saya muslim. Jadi dalam hal ini saya ingin kepada semua umat muslim untuk bisa memaafkan saya, karena memang saya tidak sadar terjebak dalam facebook ada diskusi Islam Kristen,” beber Anthoni.

Kata dia lagi, ia mengakui dalam diskusi itu ia menulis yang sepantasnya terjadi. Namun seseorang memunculkannya hingga menjadi viral.

“Tidak ada sedikit pun menistakan. Pak Wali Kota juga tahu siapa saya. Delapan puluh persen teman saya adalah umat muslim. Jadi kepada seluruh umat muslim saya mohon maaf sebesar-besarnya,” tutur Anthoni.

Atas perbuatan itu, tersangka Anthoni Hutapea dijerat Pasal 45 ayat 2 junto Pasal 28 ayat 2 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik atau Pasal 156 KUHPidana. Pls

Pages: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Top News

To Top