Diterjang Puting Beliung, 43 Rumah Rusak di Simalungun

oleh
puting beliung
Salah satu rumah warga yang atapnya terbang akibat angin puting beliung

Simalungun – Desa Sigagak, tepatnya Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun diterjang angin puting beliung hingga mengakibatkan sedikitnya 43 rumah penduduk rusak parah. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras mengguyur Kabupaten Simalungun pada rabu (5/4) pukul 16.00 WIB.

Ridho, salah seorang warga sekitar mengaku melihat angin meliuk-liuk dan akhirnya menerbangkan bagian atas rumah dan merusak bagian rumah lainnya.

“Kulihat pusaran angin di seberang rel kereta api yang mengarah ke rumah warga. Kurasa pusaran angin itu datangnya dari arah Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba dan mengarah kemari. Angin itu berputar-putar dan membawa atap seng rumah warga. Setelah itu anginnya pun mengarah ke kebun sawit dan akhirnya hilang begitu saja,” ujarnya.

Usai kejadian, ternyata ada 43 rumah rusak akibat diterjang puting beliung tersebut. Dari jumlah itu, delapan di antaranya mengalami rusak berat. Kerusakan semuanya meliputi atap seng rumah yang terbang terbawa angin.

Salah seorang korban Boru Samosir, mengaku saat kejadian dirinya sedang bersama anaknya di dapur rumah yang berdinding tepas.
“Kudengar suara gemuruh, banyak benda beterbangan, aku sama anakku berada di belakang. Kemudian atap bagian depan yang permanen malah hancur. Sedangkan yang di belakang yang bangunannya tidak permanen malah utuh,” ujarnya menangis melihat rumahnya yang hancur berantakan.

Korban lainnya, Rukimah (70) janda yang diketahui hidup sendirian, mengaku saat itu dirinya sedang tidak berada di rumah karena sedang bekerja di kawasan Beringin. “Aku baru pulang kerja dan kulihat banyak warga sedang kumpul. Lalu kulihat rumahku sudah rusak karena puting beliung,” kata perempuan tua itu sembari berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumahnya.

Boru Samosir dan Nek Rukimah adalah dua diantara delapan pemilik rumah yang mengalami kerusakan berat. Keduanya merupakan wanita yang sudah hidup menjanda. Mereka berharap agar Pemkab Simalungun memberi bantuan untuk perbaikan rumahnya yang mengalami kerusakkan akibat bencana itu.

Lurah Sinaksak Despa Saragih mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendata rumah-rumah warga yang terkena puting beliung.
“Untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakkan parah, sementara ditampung oleh tetangganya,” jelasnya singkat.

Sementara itu Camat Tapian Dolok Kandace Naiborhu bersama Kapolsek Serbalawan AKP Ilham Harahap dan Danramil Serbelawan AKP N Naibaho yang sudah sejak pukul 16.30 WIB tiba di lokasi mengatakan, pihaknya sudah melaporkannya ke Bupati Simalungun dan BPBD Simalungun. Sejauh ini pihaknya bersama unsur terkait masih melakukan pendataan kerusakan rumah-rumah warga.