Ini Wajah Ayah yang Bunuh Anaknya karena Nasi

oleh
Ini Wajah Ayah yang Bunuh Anaknya karena Nasi

Batubara – Kasus Pembunuhan yang dilakukan Indra (24) Jalan Jogja, Dusun XIII, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara kepada anaknya M Rahmadhan (2)  ternyata didasari permasalahan sepele, Sabtu (8/4).

Dari data yang dihimpun di kepolisian, ternyata kasus pembunuhan tersebut berawal hanya karena pelaku kesal saat pulang kerja tidak ada menemukan nasi.

hand over polisi: wajah Irwan yang bunuh anaknya
hand over polisi: wajah Irwan yang bunuh anaknya

Melihat hal tersebut, Irwan pun langsung kesal dan terlibat percekcokkan dengan istrinya istrinya Maryamah. Percekcokkan keduanya ternyata membuat anak mereka M Rahmadhan (2) dan M Zairi (4) ketakutan dan membuat keduanya menangis.

Tak sampai disitu melihat kedua anaknya menangis, ternyata tidak membuat Irwan berhenti bertengkar dengan istrinya. Ia pun langsung melampiaskannya kepada anaknya M Zairi dengan cara menendang sehingga membuat anaknya tersebut tersungkur.

Tidak puas sampai disitu, melihat kedua anaknya semakin menangis Irwan pun semakin kesetanan. Ia juga melampiaskan kemarahannya kepada M Rahmadhan.

Irwan pun menendang Rahmadhan tepatnya pada bagian rusuk kiri, sampai anak keduanya tersebut tercampak setengah meter.

Mendapat tendangan maut dari ayahnya tersebut, Rahmadhan langsung kejang-kejang dan langsung meninggal di lokasi.

Melihat anak keduanya tersebut, hanya tergeletak saja membuat kedua orang tua tersebut yang tadinya bertengkar hebat menjadi panik. Keduanya pun langsung minta tolong dan membuat warga sekitar panik dan berdatangan ke rumah korban

Mengetahui hal tersebut, warga langsung memberitahukan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

“Jarang bertengkar lah orang ini, tapi entah apa malam itu mereka bertengkar sampai dengar tetangga,” ucap Supardi warga sekitar

Warga sendiri sebutnya, baru tahu M Rahmadhan tewas saat Irwan berlari sambil memopong anaknya ke rumah uwaknya dijalan Jokja Gang Seks Dusun XIII Desa Suka Maju.

“Kami terkejut keduanya minta tolong dan ku lihat irwan menggendong anaknya sambil berlari ke rumah uwaknya. Makanya warga berdatangan dan ada yang menelepon polisi,” ucapnya

Tak lama di rumah uwaknya yang posisinya tak jauh dari rumah Irwan, polisi langsung datang dan menangkap ayahnya

Kapolsek Labuhan Ruku AKP Irsol kepada wartawan  mengatakan, pihak kepolisian tahu setelah adanya laporan dari warga ke mereka. Mendapatkan laporan tersebut anggotanya langsung turun ke lokasi kejadian

“Sampai di sana, sudah rame warga dan setelah kami ketahui pelaku yang menyebabkan anaknya tewas tersebut langsung kami amankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ucapnya

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (btb)