Ini Wajah Paman yang Rudupaksa Ponakkannya sendiri

oleh
wajah paman yang rudupaksa ponakkanya sendiri
wajah paman yang rudupaksa ponakkanya sendiri

Batubara – Polsek Indrapura meringkus IG (45) warga warga Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. Ditangkapnya IG karena melakukan rudupaksa (pencabulan) terhadap MR (9) yang tak lain ponakkannya sendiri, Jumat (7/4/2017)

Dari informasi yang diterima dari kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sejak tahun 2015 hingga saat ini. Saat itu di tahun 2015, orang tua MR menitipkannya kepada IG karena harus merantau ke kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Baca: Viral di Facebook, Siswa SMA ini Sampai Buta dikerjain temannya

M yusuf sering tertunduk setelah matanya buta akibat ulah teman-temannya
M Yusuf sering tertunduk setelah matanya buta akibat ulah teman-temannya

Sejak dititipkan, bukannya  IG menjaga MR melaikan ia terus mencabuli ponakkannya tersebut setiap saat. Kepada polisi IG pun megakui hal tersebut dilakukannya hanya  untuk penyaluran libidonya

Kapolsek Indrapura AKP Kusnadi kepada wartawan mengatakan kasus tersebut berawal ketika putri pertamanya (DN)  menceritakan kejadian yang menimpa sepuipunya tersebut MR kepada neneknya yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

Cerita DN kepada neneknya tersebut pun sampai ke telinga orangtua korban yang bekerja sebagai pengurus ladang sawit di Pekanbaru.  Mendapat kabar tersebut, , AL dan PI  orang tua MR pun langsung pulang ke Batubara dan membuat laporan ke pihak kepolisian pada Rabu (5/4) kemari

Mendapat laporan tersebut IG pun diboyong ke kantor polisi, pada jumat (7/4/2017). IG dijemput petugas dari tempatnya berjualan di sekitar Kecamatan Air Putih, Batubara atas pengaduan orangtua korban ke Polsek Indrapura, Polres Batubara.

“Setelah menerima pengaduan keluarga korban saya langsung memerintahkan anggota untuk menjemput dan memboyong tersangka ke Mapolsek,” ucap kapolsek.

Atas perbuatannya tersebut,  IG dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Terpisah kepada wartawan  AL saat ditemui di Mapolsek Indrapura, mengatakan kejadian tersebut berawal sekitar satu setengah tahun lalu saat istri IG tidak di rumah. Saat itu MR baru pulang sekolah, mengganti pakaian lalu bermain di depan rumah.

Tak berselang lama, IG yang saat itu berada di dalam rumahnya dan sedang makan siang memanggil dan meminta MR masuk ke rumah. Setelah melakukan hal tak senonoh

Usai melampiaskan nafsunya, IG meminta kepada MR untuk tidak menceritakan kepada siapa-siapa tentang peristiwa itu.

“kalau mengadu anak ku, si IG mengatakan tidak akan lagi memberi uang jajan sama anak ku,” ucapnya

Sejak saat itu lah IG terus ketagihan dan kembali mengulangi perbuatanya kepada korban.

Kepada penyidik Subdit PPA, IG mengakui perbuatannya. Dia mengaku mencabuli MR berkali-kali saat istrinya tidak di rumah.  (ps/ma)