Ini yang dilakukan Pemkab Madina Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

oleh

Madina  – Untuk menyikapi terjadinya kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kantor Bagian Perkonomian Kabupaten Madina melakukan pengusulan ekstra Droping kepada Pertamina.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor Bagian Perekonomian Madina, Erman Gafar Nasution saat diruang kerjanya, Kamis (13/4/2017).

“jatah untuk Gas Elpiji 3 kg di Mandailing Natal tetap tidak akan berkurang dari sebelumnya sebanyak 125 ribu tabung perbulan dengan dilakukannya pengusulan ekstra  droping ini, ” ujarnya

Berdasarkan hasil survey dilapangan, kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Madina ini bukan karena barangnya yang tidak ada. Hanya saja sambungnya,  permintaan konsumen yang meningkat terhadap gas Elpiji 3 Kg

Erman juga menjelaskan, dari data yang ada dan telah dilakukan perhitungan, pemakaian gas elpiji 3 kg itu 2 tabung per KK dalam sebulan, namun dari jumlah kuota Madina tidak mencukupi untuk menutupi keperluan masyarakat tersebut.

Maka dari itu imbuhnya, untuk  mengatasi dan menyikapi terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kg ditengah masyarakat saat ini, pihaknya telah mengusulkan ekstra Droping kepada Pertamina.

“Dengan usulan yang kita berikan ini kepada Pertamina, nantinya kita akan melakukan pengedropan gas elpiji 3 kg ke daerah yang langka keberadaan gas tersebut,” ucapnya.

Namun hal itu sebutnya hanya bersifat sementara, untuk kelanjutannya  Pemkab juga sudah menyurati Pertamina supaya menambah jatah kouta gas Elpiji 3 Kg.

“Kami juga meminta penambahan Agen di Wilayah Pantai Barat Natal,” tandasnya

Erman juga berharap, supaya Pertamina secepatnya menambah kouta Gas 3 Kg untuk Madina, agar konsumen di Madina tidak kecewa akibat kekurangan Gas Elpiji 3 kg yang sudah lama dirasakan warga Madina,” bebernya. (FRY)