JR Minta Provokator Tawuran Warga Untuk Ditindak

oleh
bupati simalungun JR Saragih, saat menjenguk korban bentrokkan
bupati simalungun JR Saragih, saat menjenguk korban bentrokkan

Dolok Silau – Bupati Simalungun JR Saragih meminta maaf atas kejadian adanya tawuran warga di Kecamatan Dolok Silau, Sumatera Utara khususnya di Nagori Bawang dan Nagori Cingkes.

“Ketika saya mendengar berita tawuran ini saya sedih sebagai Bupati Simalungun. Kenapa harus terjadi gesekan seperti ini. Tidak adakah jalan damai lagi? Saya minta kepada seluruh warga untuk memiliki hati kedamaian, karena suasana harus kondusif. Saya minta maaf bila kejadian ini harus terjadi,” bebernya.

JR Saragih juga meminta maaf bila kurang memberikan kecerahan kepada semua warga.

“Saya juga menyesalkan kepada tindakan camat yang tidak bisa memberikan kedamaian. Dengan datangnya saya ke sini, maka semua harus kondusif, bila ada yang bertindak lagi berhadapan dengan saya,” ucapnya.

Ia pun meminta provokator  yang membuat tawuran warga tersebut harus ditahan. Dari 63 orang yang ada di Polres Simalungun, ia minta kepada pihak kepolisian agar diperiksa sampai tuntas.

“Untuk balapan liar, saya minta tangkap semua,” paparnya.

Selepas memberikan arahan kepada seluruh warga Nagori Cingkes, Bupati Simalungun JR Saragih bergerak ke rumah warga yang menjadi korban tawuran warga, yakni Luki Sembiring yang mendapat luka di bagian kepala.

“Segera bawa ke rumah sakit untuk ditangani, jangan lupa lakukan pemeriksaan di bagian kepalanya. Jangan ditunda lagi,” tambahnya.

Bukan hanya datang ke Nagori Cingkes, orang nomor satu di Kabupaten Simalungun juga mendatangi Nagori Bawang guna memberikan pengarahan yang sama seperti dilakukan di Nagori Cingkes. (si)