Kasihan Sudah Siapkan Berkas, Tapi Gio Gagal Mendaftar Polisi

oleh

Aekanopan – Harapan dan cita-cita Gio Sako Ambarita (18) untuk jadi Polisi telah pupus.  Ia pun kini, harus terbujur kaku karena tersengat listik, Sabtu (15/4).

Berdasarkan informasi di lapangan kejadian naas tersebut terjadi, sebelum Gio berangkat untuk melamar menjadi anggota polisi.

Saat itu, siswa kelas XII SMAN 1 Kualuh Hulu warga Lingkungan III Wonosari, Kel. Aekkanopan membawa alumunium berbentuk siku sepanjang 6 meter yang ia beli di sebuah toko depan Mapolsek Kualuh Hulu di Jalan Jenderal Sudirman Aekkanopan.

Baca: Gara-gara Masalah ini, Wiranto Gagal  Jadi Polisi

Baca: Jendral Bintang Dua ini, Jamin Tes Polri Tidak dipungut Biaya

Namun naas saat ia membawa, Alumunium tersebut, tanpa disadari menyentuh kabel PLN depan toko tersebut. Sontak saja, Gio langsung terpental terkena arus litrik yang dialirkan dari almunium itu.

Melihat giio terpental karena sengatan listik, teman-temannya yang bersama dengan dia langsung menggendong korban ke RSUD yang jaraknya kurang lebih 50 Meter.

Kurang lebih setengah jam korban mendapat perawatan di rumah sakit. Namun Tuhan berkendak lain, Gio menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Baca: Kenalkan, Liliana si Polwan Cantik muslim keturunan Tionghoa

Handover: Ipda Liliana Wijaya
Handover: Ipda Liliana Wijaya

Mengetahui Gio meninggal, tampak teman-teman sekolah dan sahabat-sahabat bermainnya  saat berada di rumah sakittidak bisa membendung tangis mereka.

P Hutagaol, orang tua dari teman Gio menceritakan padahal malam tadi waktu kecelakaaan tersebut, anaknya David Hutagaol, Josua Hutagaol dan Gio akan berangkat ke Medan untuk persiapan mendaftar sebagai calon siswa polisi

“Selama ini mereka (gio dan anaknya )cmengurus berkas-berkas untuk persiapan melamar Polisi,  ngak nyangka kejadiannya bisa seperti ini, “ ucapnya saat menemani anaknya melayat Gio untuk terakhir kalinya di RSUD Aek Kanopan  (BjS).