Kinerja Dinas Pertamanan dan Kebersihan kota Medan Dinilai Sangat Buruk

oleh
Salah satu tumpukan sampah di badan jalan. Hal ini terjadi karena Pemko tidak menyediakan TPS yang cukup.
Salah satu tumpukan sampah di badan jalan. Hal ini terjadi karena Pemko tidak menyediakan TPS yang cukup.

Medan- Kinerja Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan dianggap sangat mengecewakan masyarakat. Pasalnya, sampai saat ini masih sering ditemui tumpukan sampah disudut-sudut kota Medan.

Kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan, apalagi Kota Medan tengah berupaya untuk bisa kembali memperoleh piala Adipura yang sudah dua tahun terakhir lepas dari genggaman.

Baca: Ini dia Wajah, Calo Sim Yang Merangkap Jukir

Para calo SIM yang diamankan
Para calo SIM yang diamankan

Baca: Kasihan, Tidak ada BPJS Pasien ini Katanya ditolak Pihak Rumah Sakit

“Jangan mimpi Kota Medan mau dapat piala Adipura, kalau persoalan sampah belum bisa teratasi,”kata Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, Minggu (2/4).

“Persoalan sampah yang tidak mampu terselesaikan merupakan bukti kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan dibawah komando Husni buruk,”tegasnya.

Kata dia, setiap anggota dewan yang menggelar reses selalu dikeluhkan persoalan sampah.

Diharapkan Ihwan, Kadis Kebersihan dan Kota Medan harus cepat bertindak mengatasi tumpukan sampah diberbagai lokasi di Kota Medan. Langkah dan strategi apa yang harus dilakukan tentu tetap dipercayakan kepada Husni. “Tentu dengan harapan kota Medan bebas dari sampah,”tuturnya.

Baca: Mau Jemput Pacar, Pria ini Malah Tewas Tabrak Truk yang Sedang Berhenti

Pihak Keluarga menangis histeris saat melihat jenazah Ariswandi terbaring kaku di RSUD Aek Kanopan.
Pihak Keluarga menangis histeris saat melihat jenazah Ariswandi terbaring kaku di RSUD Aek Kanopan.

Sebagaimana diketahui, hampir seluruh wilayah kota Medan mempersoalkan sampah. Terbukti saat pelaksanaan reses I 2017 anggota DPRD Medan banyak menerima persoalan sampah yang menumpuk dilingkungan warga. Apalagi satu minggu terakhir ini banyak tumpukan sampah yang tidak diangkut petugas kebersihan. (tjg)