Petarung MMA Harumkan Simalungun, Ini Apresiasi JR Saragih

oleh

PEMATANG RAYA – Prestasi membanggakan dari Jeka Asparindo Saragih. Dirinya berhasil menjadi jawara kelas 70 kg Walter Weight One Pride MMA. Bupati Simalungun JR Saragih pun memberikan penghargaan untuk Jeka Asparindo Saragih.

Jeka Asparindo Saragih memiliki darah kelahiran Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ini lahir di Nagori Bahpasunsang, Siporkas, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara mampu membawa nama Kabupaten Simalungun menjadi dikenal. Terlebih, sejak menjadi juara umum One Pride tanggal 15 April 2017 lalu.

Dalam kemenangannya, Jeka Asparindo Saragih tak menanggalkan Kabupaten Simalungun sebagai tanah kelahirannya. Pasalnya, budaya Simalungun ditampilkan sebelum bertanding. Bahkan, saat diberikan penghargaan oleh Bupati Simalungun JR Saragih Jeka Asparindo Saragih juga diberikan pakaian adat khas Simalungun, yakni Suri-Suri selendang khas Simalungun hingga Gotong berupa topi khas Simalungun.

“Saya tidak tahu harus berkata apalagi, terlebih support dari Bapak Bupati JR Saragih sangat mendukung saya untuk membangkitkan nama Simalungun menjadi harum,” ucap Jeka Asparindo Saragih dalam acara syukurannya di Nagori Bahpasunsang, Siporkas, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (30/4/2017).

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara sekaligus Nagori Bahpasunsang tanah kelahirannya yang sudah menyambut kemenangannya.

“Kita berkumpul di sini karena seperti keluarga, apalagi satu kampung terus menyambut kemenangan saya. Saat ini saya sedang merintis untuk menuju internasional sehingga nama Simalungun bisa maju dan dikenal,” bebernya.

Kemenangan yang diraih Jeka Asparindo Saragih, mendapat apresiasi besar dari Bupati Simalungun JR Saragih. Baginya, ingin agar ada nama Jeka lainnya terus membawa nama Kabupaten Simalungun semakin membesar.

“Mari kita bersama-sama berbangga hati untuk Kabupaten Simalungun karena melalui Jeka telah mengukir sejarah khususnya untuk desa ini membawa nama Simalungun menjadi dikenal,” bebernya.

Atas prestasi yang diraih anak kedua dari empat bersaudara ini membuat Pemerintahan Kabupaten Simalungun memberikan penghargaan sebesar Rp50 juta. Hal ini dimaksudkan agar semua masyarakat terus membawa prestasi sekaligus nama Simalungun menjadi dikenal.

“Jangan lupa kita semua mendoakan Jeka untuk terus berprestasi. Prestasi ini tidak boleh disia-siakan, kami sebagai Pemerintahan Kabupaten Simalungun juga mendukung semua prestasi yang dilakukan masyarakat khususnya di Simalungun,” tukasnya. (*)