Satu rumah Hanyut dan 10 Rumah rusak akibat Banjir dan longsor di Kotanopan

oleh
Kondisi Desa Hutadangka dan Desa Muara Rungkut Kecamatan Kotanopan yang terkena musibah banjir bandang dan tanah longsor, rabu (26/4). (FRY)
Kondisi Desa Hutadangka dan Desa Muara Rungkut Kecamatan Kotanopan yang terkena musibah banjir bandang dan tanah longsor, rabu (26/4). (FRY)

KOTANOPAN – Tingginya curah hujan yang melanda Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di Desa Huta Dangka dan Desa Muara Pungkut sekitar Pukul 15.00 Wib, rabu (25/4) dan mengakibatkan 1 orang warga hanyut serta 10 Rumah rusak.

Informasi di lapangan, kejadian banjir bandang dan tanah longsor tersebut, nyaris terjadi secara bersamaan di dua tempat yang berbeda. Saat ini tercatat 1 orang warga Desa Hutadangka bernama Nurnainah (52) hanyut terbawa arus sungai Muara Tagor yang meluap, dua unit rumah rusak parah, dua unit becak dan 16 rumah yang berada dipinggir bibir Sungai Muara Tagor terpaksa harus dikosongkan.

Sementara itu, musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Muara Pungkut di perkirakan telah menimbun 10 rumah dan jalan Menuju Desa Hutarimbaru Tolang terputus total. Dalam musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Muara Pungkut tidak ada menelan korban jiwa.

Camat Kotanopan, Holil saat dikonfirmasi melalui seluler menjelaskan, bahwa pihak pemerintah setempat telah melakukan tindakan tanggap bencana dan langsung turun ke lokasi bencana.

” saat ini kita masih terus melakukan pencarian terhadap Nurnainah (52) warga Desa Hutadangka yang hanyut terbawa arus sungai Muara Tagor” jelasnya

Kapolres Madina, AKBP. Rudi Rafani, SIK yang dikonfirmasi membenarkan perihal bencana alam di dua desa yang Ada di kecamatan Kotanopan tersebut.

” kita telah langsung menurunkan bantuan sebanyak 100 bungkus nasi, Aqua secukupnya, dan telah menurunkan personil untuk membantu warga guna membersihkan tanah longsor serta melakukan evakuasi terhadap warga yang hanyut ” ungkapnya

Sejauh ini, untuk kerugian materil yang dialami warga di dua desa yang tertimpa bencana, hingga berita ini dimuat, belum diketahui berapa kerugiannya. (FRY)