Usai Transaksi Sabu, Dua Warga Batubara Ditangkap Satnarkoba Tebing Tinggi

oleh
Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala menunjukkan kedua tersangka warga Batubara.
Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala menunjukkan kedua tersangka warga Batubara.

Tebingtinggi- Dua orang pria warga Kabupaten Batubara, Noprian Sahri alias Nopri (32) dan Ricardo Nainggolan alias Cardo (35), yang tinggal di Dusun Mesjid Desa Simpang Kopi Kecamatan Sei Suka, kini harus menginap dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Tebing Tinggi.

Keduanya diringkus Satuan Narkoba yang dipimpin AKP Burju MH Siahaan usai melakukan transaksi narkotika jenis Sabu di pinggir  jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kebun Mandaris A Desa Laut Tador Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai.

Saat dikonfirmasi di ruang pemeriksaan Satnarkoba Polres Tebing Tinggi, Selasa (4/4), Kasat Narkoba AKP Burju Siahaan mengungkapkan penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat kepada personil Satnarkoba yang menyebutkan bahwa kedua tersangka, baru saja membeli narkotika jenis Sabu dari seorang pria di pinggir jalan Jalinsum Kebun Mandaris.

“Info tersebut langsung kita tindak lanjuti dengan turun langsung melakukan lidik kelokasi yang dimaksud,” sebutnya.

Namun saat tiba di TKP, personil hanya menemukan kedua tersangka yang  mengendarai sepeda motor Honda Supra BK 5045 VAG, sementara seorang pelaku yang menjual sabu-sabu itu kepada kedua tersangka sudah tidak berada dilokasi.

Dan ketika diberhentikan untuk dilakukan pengeledahan, tersangka Nopri sempat terlihat oleh personil membuang satu buah bungkusan plastik kecil keatas tanah.

“Satu orang  tersangka sempat  membuang bungkusan, setelah diperiksa ternyata di dalamnya berisi narkotika jenis Sabu”, terang AKP Burju Siahaan.

Kedua tersangka beserta barang bukti satu bungkus plastik transparan kecil berisi sabu,  selanjutnya diamankan ke Satnarkoba Polres Tebing Tinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, kepada petugas, kedua tersangka mengakui jika barang bukti sabu tersebut adalah milik keduanya yang baru dibeli dari Pepi (DPO), warga Tebing Tinggi dengan harga Rp.200 ribu. Dan rencananya sabu itu akan digunakan oleh kedua tersangka.

“Saya sudah satu tahun ini menjadi penguna narkotika jenis Sabu dan uang untuk membeli sabu itu juga berasal dari saya,” ujar Nopri.

Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka telah ditahan didalam sel Satnarkoba Polres Tebing Tinggi dan akan dijerat dengan telah melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 127 UU RI No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (del/nal)