Metro

Komisi D  DPRD Medan Segera Panggil Dinas PK2R

Ilustrasi : Pedagang berjualan dipinggir jalan.
Ilustrasi : Pedagang berjualan dipinggir jalan.

MEDAN — Ketua Komisi D DPRD Medan Sahat B Simbolon, mengaku sudah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait belum dimulainya pembangunan Pasar Kampunglalang. Padahal pasar tradisional itu kini sudah rata dengan tanah sejak 23 Maret 2017.

Ia pun turut merasakan kekecewaan pedagang. Sebab, pedagang awalnya meminta pembongkaran setelah Lebaran.

Setidaknya, aktivitas menjelang hari besar keagamaan itu bisa lancar dan menambah pendapatan pedagang. Akan tetapi, Pemko Medan dan PD Pasar buru-buru membongkar.

“Benar kecewa. Masyarakat bertanya kepada kita kenapa dipaksakan (pembongkaran). Setelah dibongkar kok belum dibangun sampai sekarang,” katanya, Sabtu (13/5).

Kata dia, sebagian pedagang eks Pasar Kampung Lalang kini berjualan di sisi seng pembatas/pagar eks bangunan Pasar Kampung Lalang yang sudah dirubuhkan sejak 23 Maret 2017. Tumbuhnya pedagang ini menjadi masalah baru, saat akan pembangunan fisik gedung.

“Ini bisa mengganggu kelancaran pembangunan. Nanti, jadi pengeluaran baru lagi untuk penertiban,” tutur Politisi Gerindra ini.

” Target pelaksanaan pembangunan dibatasi 180 hari. Namun, hingga pertengahan Mei 2017 pembangunan belum dimulai. Nanti dikerjakan buru-buru kualitasnya bisa tak bagus.  Jangan juga sampai terlewat tahun 2017,” katanya. (TJG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top