Ada Amplop Berisi Uang dikantornya, Polres Binjai amankan Oknum ASN Pemkab Langkat

oleh
Oknum ASN Pemkab Langkat yang diringkus Polres Binjai
Oknum ASN Pemkab Langkat yang diringkus Polres Binjai

BINJAI – Tim saber Pungli Polres Binjai mengamankan Sumarsono (56) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Kantor Unit Pelayanan Tehnis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Pengajaran Sei Bingie, Kabupaten Langkat. ASN yang sebentar lagi pensiun tersebut, diringkus saat tim saber pungli melakukan penggeledahan di kantornya dan menemukan tiga amplop yang berisikan uang, Selasa (23/5/2016)

Informasi yang di dapat, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi kepada masyarakat kepada tim Tipikor Polres Binjai tentang penerimaan gratfikasi di UPTD Pendidikan dan Pengajaran Sei Bingai.

Mendapatkan informasi berharga tersebut, tim saber pungli langsung bergerak menuju kantor tersebut.
Sesampainya di sana, tim tersebut melakukan penggeledahan di Kantor UPTD itu. Ketika melakukan penggeledahan, ditemukan tiga amplop warna putih yang masing masing amplop tertulis SD 054888 Namu Ukur Selatan, dengan jumlah uang sebanyak Rp 1.760.000, SD 050615 Namu Ukur Utara dengan jumlah uang Rp 1.020.000 dan SD 050623 Pertukuken dengan jumlah uang sebanyak Rp.1.020.000.

“Dari hasil pemeriksaan dan keterangan tersangka S, amplop tersebut diakuinya diterima dari tiga orang kepala sekolah di wilayahnya atas pemerintah kepala UPTD,” ucap Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Ismawansa, kepada wartawan

Terhadap tersangka, lanjut Ismawansa, akan dikrnakan pasal 11 dan 12 huruf e dan f UU nomor 31 /1999 yo UU no 20/ 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Pasal tersebut terkait tentang penerimaan uang (hadiah) dimana penerimaan tersebut diberikan oleh karena kewenangan dan atau kekuasaan yang berhubungan dengan jabatannya,” terang Ismawansa.

Sedangkan untuk kepala UPTD atasan Sumarsono, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan untuk dilakukan pemeriksaan.

“tidak hanya kepala UPTD nya saja yang kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan, tapi juga oknum kepala sekolah yang menyerahkan uang tersebut,” ucapnya. (BI)