Angin Puting Beliung Rusak Sekolah SD 187 Desa Laru Tambangan

oleh
Atap sekolah SD 187 desa Laru, Kabupaten Madina berterbangan terkena Angin puting beliung
Atap sekolah SD 187 desa Laru, Kabupaten Madina berterbangan terkena Angin puting beliung

Madina-Bencana alam mulai dari banjir, hujan es batu sampai puting beliung terus melanda kabupaten Madina.  Kali ini, Angin puting beliung juga menerjang beberapa Desa serta merusak sekolah SD 187 Desa Laru Kecamatan Tambangan kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 19.30 wib, ruangan SD 187 desa Laru kecamatan Tambangan rusak berat dan atap ruangan sekolah beterbangan.

Kepala Dinas Pendidikan Madina, Jamilah, SH melalui Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto Siregar membenarkan terkait adanya ruang sekolah SD 187 desa Laru yang rusak akibat di terjang angin puting beliung.

“Kita akan segera melakukan pengecekan terkait kondisi sekolah  tersebut, dan secepatnya akan kita perbaiki, biar bisa di pergunakan siswa kembali,” tegasnya

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari BPBD Madina, selain merusak sekolah, angin puting beliung di Kecamatan Tambangan juga merusak rumah warga.

Kerusakan tersebut yakni, dua unit rumah rusak parah karena tertimpa pohon kelapa dan 7 rusak ringan di kecamatan Tambangan.

Sebelumnya, Hujan batu es yang melanda sebagian daerah kabupaten Mandailing Natal (Madina) sempat membuat heran dan khawatir masyarakat, rabu (3/5).

Khususnya masyarakat Kecamatan Siabu dan kecamatan Bukit Malintang yang merasa heran karena dalam sejarahnya, baru kali ini hujan es batu melanda daerah tersebut.

Fadhly Lubis warga desa Sidojadi Kecamatan Bukit Malintang mengatakan, hujan es batu yang terjadi sekitar pukul 17.45 hingga pukul 17.48 wib, sempat membuat resah. Sebab, hujan es batu yang turun seakan – akan dapat membuat atap rumah bocor, suara yang kuat serta terasa sakit apabila kena ke tubuh manusia.

“atap rumah serasa mau tembus karena terpaan hujan es batu tersebut, suara hujan es batu mengenai atap rumah juga terasa sangat memekakkan telinga, ditambah lagi badan terasa sakit seperti kena lempar batu ” ujarnya (FRY)